Mengingat dia baru bermain satu musim di Bundesliga, akan sangat menarik Demi Memperhatikan langkah apa yang akan diambil Baum selanjutnya dan bagaimana dia menyesuaikan diri dengannya. Dia memang belum Mempunyai banyak pengalaman di level tertinggi, tetapi setidaknya dia sudah Mempunyai beberapa musim pengalaman di level senior, meskipun Sekalian kecuali satu di antaranya di level yang lebih rendah.
Sebelumnya, mungkin Eksis kekhawatiran yang lebih besar terkait kemungkinan kepindahannya ke Arsenal, yang menjadi kandidat terdepan Demi mendapatkan tanda tangan Baum. The Gunners telah merekrut beberapa pemain muda dalam beberapa tahun terakhir, Tetapi kesulitan mengintegrasikan mereka ke tim Istimewa, seperti Kathrine Kuhl, Rosa Kafaji, dan Gio Queiroz. Tetapi, perkembangan Smilla Holmberg musim ini mungkin menjadi pertanda bahwa situasinya akan berbeda di Rendah asuhan Slegers, yang baru menjabat sebagai manajer tetap pada Januari tahun Lewat.
Bergabung dengan tim asal London Utara ini juga akan cocok dari segi komposisi skuad, karena Slegers memang Suka merotasi pemain sayapnya secara intensif, Berkualitas dari pertandingan ke pertandingan maupun selama pertandingan berlangsung, sering kali menukar pemain di sayap Sekeliling menit ke-60 dengan pemain cadangannya. Paparan bertahap terhadap Perserikatan Super Perempuan ini Bisa bermanfaat bagi Baum, mengingat pengalamannya yang relatif Lagi minim, begitu pula kecenderungan Slegers Demi memilih pemain sayapnya berdasarkan siapa yang paling cocok Demi pertandingan yang sedang berlangsung.
Tetapi, kepindahan ke Arsenal Lagi belum Niscaya. Mungkinkah klub raksasa lain, seperti Barcelona, Lyon, atau Bayern, Bahkan yang merekrut Baum? Meskipun ketiganya adalah klub besar, mereka Mempunyai rekam jejak yang Berkualitas dalam menangani pemain muda. Sementara itu, London City atau Manchester United mungkin Bisa menawarkan waktu bermain yang lebih teratur bagi pemain berusia 19 tahun ini sejak awal.
Keputusan itu kini Eksis di tangan Baum dan orang-orang terdekatnya. Ini keputusan besar, tetapi Sekalian tanda menunjukkan bahwa dia adalah sosok yang bijaksana dan Bisa mengambil keputusan yang Pas.
“Tujuan saya bukanlah menjadi bintang, saya terutama Mau Senang dengan apa yang saya lakukan,” katanya kepada Die Welt awal tahun ini, dalam sebuah wawancara di mana ia menampik gagasan bahwa Piala Dunia senior musim panas mendatang menjadi tujuannya, melainkan Kejuaraan Eropa di kandang sendiri pada tahun 2029 yang menjadi targetnya. Pemikiran jangka panjang dan sifatnya yang rendah hati, dipadukan dengan Potensi yang luar Standar, dapat membawa Baum melangkah jauh.
