Prabowo Kelakar Aturan Baju TNI Polri Demi Hadiri Acara NU

Kekompakan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengenakan peci dengan Pakaian dinas menuai candaan dari Presiden Prabowo Subianto. Momen Spesial tersebut terjadi Demi Kepala Negara menghadiri acara Munas Alim Ulama dan Konbes Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa (23/6/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Presiden Prabowo melemparkan kelakar tersebut di sela-sela menyapa para pejabat negara yang turut hadir dalam Lembaga tertinggi setelah muktamar organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu.

“Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Coba, kalau datang ke NU, tentara pun Mengenakan kopiah, polisi Mengenakan kopiah,” kata Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Negara kemudian menyinggung perihal regulasi internal terkait Pakaian dinas lapangan (PDL) maupun Pakaian dinas harian (PDH) di lingkungan TNI dan Polri Demi menghadiri agenda keagamaan.

“Padahal nggak Terdapat dalam peraturan. Nggak Terdapat. PDL topinya ini kan sudah ditentukan.

Berarti harus diubah ya? PDL atau PDH kalau datang ke tempat NU atau Muhammadiyah harus Mengenakan kopiah,” ujar Presiden Prabowo Subianto disambut tawa hadirin.

Selain melempar candaan mengenai seragam, Presiden Prabowo turut memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi dan kontribusi besar NU bagi bangsa.

“Dan juga Terdapat satu Tanda khas yang saya dari dulu perhatikan, bahwa Nahdlatul Ulama adalah memang organisasi keagamaan tapi sangat nasionalis, sangat patriotik, sangat Kasih tanah air. Jadi agamis tapi nasionalis dan patriotik. Tamat-Tamat lagunya NU yang ditulis atau dibuat sebelum Indonesia merdeka tapi sudah mengandung nilai-nilai Kasih tanah air yang luar Biasa,” kata Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah pejabat tinggi negara tampak mendampingi Presiden dalam acara tersebut, di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keyakinan Nasaruddin Umar, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Seskab Teddy Indra Wijaya, serta Ketum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.