JAKARTA, Liputanindo.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons aksi tawuran antarkelompok pemuda di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang terjadi selama tiga hari berturut-turut sejak Rabu (15/4/2026). Dia telah menerima laporan mendalam mengenai kronologi dan Dampak dari kerusuhan tersebut dari Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.
“Saya sudah mendapatkan laporan sepenuhnya dari Wali Kota Jakarta Pusat,” kata Pramono kepada awak media usai menghadiri acara di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2026).
Pramono menegaskan telah memberikan instruksi Tertentu kepada Wali Kota Jakarta Pusat Kepada berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Dia meminta polisi Kagak segan-segan menindak aktor intelektual di balik bentrokan tersebut.
“Saya sudah memerintahkan kepada Wali Kota Jakarta Pusat tentunya melalui penegak hukum dalam hal ini Kepolisian Kepada mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang menjadi inisiator dari tindakan kekerasan ini,” ujarnya.
Selain langkah hukum, Pramono juga menekankan pentingnya upaya persuasif Kepada menghentikan konflik agar Kagak meluas. Ia meminta pihak terkait segera turun ke lapangan Kepada memediasi Grup-Grup yang Membikin tawuran pecah.
“Dan saya minta Kepada segera didamaikan, dihentikan, dan mudah-mudahan Kagak terjadi Kembali,” pungkasnya.
Editor: Rizky Agustian
