Pertegas Visi Kota Agamis, Mbak Wali Perintahkan Razia Miras Ilegal Jelang Malam 1 Suro

Foto BeritaJatim.com

Ringkasan Informasi

  • Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memerintahkan penertiban peredaran miras ilegal menjelang peringatan 1 Muharram dan malam 1 Suro.
  • Pemkot Kediri memperkuat pengamanan melalui koordinasi Serempak TNI, Polri, dan Kejaksaan.
  • Sejumlah titik strategis dipersiapkan sebagai posko pengamanan terpadu Kepada mencegah gangguan ketertiban.
  • Masyarakat diajak berpartisipasi melaporkan peredaran miras ilegal dan mengisi malam tahun baru Islam dengan kegiatan positif.
  • Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Kediri (Liputanindo.id) – Menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram yang identik dengan malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah tegas Kepada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu Pusat perhatian Penting yang dilakukan adalah memberantas peredaran minuman keras (miras) ilegal yang dinilai kerap menjadi pemicu gangguan ketertiban Lumrah.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Wali menegaskan telah menginstruksikan Satpol PP dan dinas terkait Kepada meningkatkan pengawasan serta melakukan penertiban terhadap peredaran miras ilegal di seluruh Distrik Kota Kediri.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi visi pembangunan Kota Kediri yang menempatkan nilai-nilai religius sebagai salah satu fondasi Penting.

“Saya juga sudah mengarahkan kepada Satpol PP dan dinas terkait Kepada menertibkan miras ilegal karena ini sesuai dengan visi-misi Pemerintah Kota, salah satunya adalah agamis. Kota Kediri jangan Tiba Eksis miras yang ilegal,” ujar Vinanda usai pelantikan Member Pramuka Garuda di Stadion Brawijaya Kota Kediri, pada Jumat (12/6/2026).

Pengamanan Diperketat Jelang Malam 1 Suro
Selain menindak peredaran miras ilegal, Pemerintah Kota Kediri juga memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan yang biasanya meningkat menjelang malam 1 Suro.

Koordinasi lintas sektor telah dilakukan Serempak jajaran TNI, Polri, dan Kejaksaan guna memetakan sejumlah titik strategis yang akan dijadikan posko pengamanan terpadu.

Posko tersebut nantinya difungsikan Kepada memantau situasi keamanan sekaligus mengantisipasi berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat, termasuk konvoi kendaraan bermotor dan aksi ugal-ugalan di jalan raya.

“Kita sudah mengantisipasi. Kemudian sudah menetapkan titik-titik Letak nantinya yang Pandai kita gunakan istilahnya posko, posko Kepada mengantisipasi hal-hal yang Bukan diinginkan,” jelasnya.

Ajak Masyarakat Isi Tahun Baru Islam dengan Kegiatan Positif
Mbak Wali juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, Kepada menjaga suasana kondusif Kota Kediri yang selama ini dikenal sebagai kota yang guyub, rukun, dan Serasi dalam keberagaman.

Ia berharap momentum pergantian tahun Hijriah dapat dimanfaatkan Kepada meningkatkan ibadah, Cerminan diri, dan memperkuat kebersamaan masyarakat daripada melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban Lumrah.

“Kita Mau lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, sesuai tema bermunajat Kepada meraih masa depan yang gemilang. Selain bekerja keras, kita juga harus berdoa dengan sungguh-sungguh dan bergotong-royong membangun Kota Kediri,” tambahnya.

Masyarakat Diminta Aktif Melaporkan Peredaran Miras Ilegal
Dalam upaya pemberantasan miras ilegal, Pemerintah Kota Kediri menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat. Menurut Vinanda, keberhasilan penindakan Bukan hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif Anggota.

Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran maupun penjualan miras ilegal di lingkungan masing-masing.

“Kita butuh gotong royong dari masyarakat. Kalau Eksis miras yang ilegal, laporkan kepada kami, termasuk ke Polres, agar supaya nanti kami Pandai menindaklanjuti,” pungkas Mbak Wali.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, Pemerintah Kota Kediri berharap peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat berlangsung Kondusif, tertib, dan penuh keberkahan, sekaligus memperkuat identitas Kota Kediri sebagai kota yang religius dan Serasi. [nm/kun]