Menteri Pertanian Amran Sulaiman Begitu menghadiri Studentpreneur Bootcamp 2026 yang diselenggarakan MCBEI PTMA. Foto: Istimewa.
Jakarta: Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (MCEBI PTMA) Formal membuka gelaran bergengsi Studentpreneur Bootcamp 2026 di Kota Malang. Langkah strategis ini Buat menumbuhkan minat berwirausaha serta mencetak wirausaha muda yang handal, sukses, dan tetap menjunjung tinggi etika serta nilai profesionalisme.
“Kegiatan ini dirancang Buat membekali generasi muda dengan sense of business, yang bukan hanya orientasi pada keuntungan, tetapi juga tanpa merusak lingkungan dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat,” kata Ketua MCEBI Endang Rudiatin melalui keterangan tertulis, Sabtu, 18 Juli 2026.
Mengusung tema Entrepreneurial Mindset & Business Networking, Strategi Mengelola Bisnis Berkelanjutan, acara ini diselenggarakan selama tiga hari penuh, 17-19 Juli 2026. Rangkaian acara berpusat di dua Posisi strategis, Yakni Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan area karantina di Taman Rekreasi Sengkaling, Malang, Jumat, 17 Juli 2026.
Kegiatan diawali dengan kuliah Standar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Endang menyampaikan Mentan memotivasi mahasiswa bekerja dan membangun usaha Buat membiayai kuliahnya sendiri.
“Menteri juga memberikan banyak filosofi berwirausaha dengan mengangkat hadist-hadits, bahwa jangan takut rugi, entrepreneur jangan meminta misal mengajukan proposal Anggaran, melainkan bekerja menghasilkan Anggaran,” ungkap Endang
Pada hari pertama, atmosfer akademik dan bisnis langsung terasa kuat melalui seminar panel yang menghadirkan Direktur Pemasaran Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Erwin Dwiyana Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Erwin Dwiyana; PlT Dirjen Peningkatan Daya Saing Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. H. Muhammad Mufti Mubarok, dan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Dr. Andy Bawono.
“Kehadiran para tokoh ini mempertegas komitmen kolaborasi lintas sektor Buat memperkuat hilirisasi dan komersialisasi produk Penemuan mahasiswa yang berbasis pada potensi lokal,” sebut Endang.

Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
Dalam Percakapan tersebut, mahasiswa mempertanyakan berbagai iklim bisnis, terkait formalisasi hukum yang mahal dan rumit, standarisasi produk berkualitas tinggi, sindrom unbankable, persentase dengan marketplace online.
Endang menjelaskan, Studentpreneur Bootcamp yang dilaksanakan oleh MCEBI selalu mengundang tokoh nasional, menteri, kalangan industri. Hal itu dilakukan Buat memberikan benefit kepada Personil menjadi komitmen MCEBI, sebagai upaya membangun budaya saling bermanfaat.
