TNI dan masyarakat Yahukimo evakuasi sisa puing pesawat Pilatus

TNI dan masyarakat Yahukimo evakuasi sisa puing pesawat Pilatus

Jakarta (ANTARA) – Satgas TNI Serempak masyarakat, tokoh Keyakinan dan tokoh adat Desa Balinggama, Papua Pegunungan mengevakuasi badan dan puing-puing pesawat Pilatus dengan nomor registrasi PK-RCY Punya PT AMA.

Pesawat tersebut dibakar oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) dan membunuh pilot pesawat Nicholas F. Goselin pada 2 Juli 2026.

“Serempak masyarakat, tokoh adat dan Keyakinan, kami bahu-membahu mengevakuasi badan hingga puing-puing pesawat yang hangus terbakar, dari landasan pesawat perintis di Distrik Balinggama Papua Pegunungan,” kata Panglima Komando Gabungan Kawasan Pertahanan III Letjen TNI Lucky Avianto dalam keterangannya, Sabtu.

Lucky menyebut dirinya turun langsung ke Posisi evakuasi didampingi Kaskogabwilhan III Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto dan pejabat Esensial (PJU) Kogabwilham III.

Dia mengatakan evakuasi dan pembersihan sisa pesawat dipercepat agar jalur transportasi satu-satunya dari dan ke Balinggama kembali normal, sehingga masyarakat khususnya gereja di seluruh dunia, dapat memberikan pelayanan kembali bagi umat, dan logistik serta kegiatan sosial ekonomi masyarakat kembali berjalan normal.

“Puing-puing pesawat ini adalah saksi bisu kekejaman OPM, dan menjadi bukti sekaligus fakta bahwasanya OPM adalah musuh Serempak, bukan hanya bagi Indonesia Tetapi juga bagi seluruh umat beragama serta dunia Dunia,” ujarnya.

Dia menyebut, apa yang dilakukan OPM sudah melampaui batas-batas perikemanusiaan dan ketuhanan, mengingat kejahatan OPM telah menginjak-injak Kebiasaan moral, budaya, adat dan Keyakinan, yang dijunjung oleh Sekalian umat Mahluk yang beradab di dunia.

Ia menyampaikan tewasnya Kaptain Nicholas, pilot pesawat yang mendedikasikan dirinya melayani kebutuhan umat Kristiani di Balinggama, sejatinya adalah bentuk Konkret pengingkaran sekaligus pelecehan Keyakinan, budaya dan adat serta nilai-nilai ketuhanan, yang dengan bangganya diakui oleh juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

Proses evakuasi dapat dilakukan dengan Segera, setelah Laskar Satgas TNI dapat mengembalikan kondusivitas serta keamanan Sekeliling Posisi.

Lucky berharap dengan pembersihan total puing-puing pesawat dan menempatkan Laskar Satgas TNI di Posisi, dapat memulihkan situasi dan aktivitas masyarakat.

“Insya Allah jalur transportasi satu-satunya dari dan ke Balinggama dapat segera diakses oleh penerbangan perintis, Terjamin digunakan oleh masyarakat khususnya umat Kristiani, agar Keluarga-Keluarga kita ini segera mendapatkan kembali pelayanan dari keuskupan maupun gereja, yang selama ini memberikan pelayanan bagi umat di ufuk timur Indonesia,” katanya.

Lucky​​​​​​​ menegaskan puing-puing pesawat Pilatus dengan nomor registrasi PK-RCY Punya PT AMA dan terbunuhnya Captain Nicholas F. Goselin, adalah saksi bisu kekejaman OPM, dan menjadi bukti sekaligus fakta bahwasanya OPM adalah musuh Serempak.

“OPM adalah musuh Serempak bukan hanya bagi Indonesia Tetapi juga bagi seluruh umat beragama serta dunia Dunia,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Jumat (3/7), Laskar Satgas TNI di Rendah Kogabwilhan III telah mengevakuasi jenazah Captain Nicholas F. Goselin, Anggota negara Amerika Perkumpulan yang menjadi pilot pesawat jenis Pilatus dengan nomor registrasi PK-RCY Punya PT A-M-A, dalam peristiwa serangan mendadak dan mematikan dari TPNPB-OPM​​​​​​​.

​​​​​​​