IHSG Naik 15 Poin di Kamis Pagi, Nangkring di Level 5.889

Ilustrasi. Foto: MI/Adam Dwi.


Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami kenaikan setelah sempat mengalami penurunan tajam setelah pembukaan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 9 Juli 2026, IHSG berada di posisi 5.865,768.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.20 WIB, IHSG sempat turun tajam sebelum akhirnya berhasil menguat 15,690 poin setara 0,27 persen ke level 5.889,063.

Adapun sebanyak 280 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 238 saham lainnya melemah dan 182 saham stagnan.

Kepada sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.20 WIB sebanyak Rp1,621 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 3,592 miliar saham.

 


(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
 

IHSG berpotensi melanjutkan koreksi

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan koreksi ke level 5.850. “Hati-hati Kalau break di Rendah 5.850, Dapat koreksi ke 5.650-5.800. Diperkirakan support IHSG 5.750-5.850 dan resist IHSG 5.900-5.950,” Jernih Fanny dalam risetnya.

Adapun indeks-indeks saham Wall Street mayoritas ditutup turun pada perdagangan Rabu, 8 Juli 2026, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata dengan Iran telah berakhir dan mengancam akan melancarkan serangan baru terhadap Teheran. Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat melemah 1,09 persen, S&P 500 turun 0,28 persen. Sedangkan, Nasdaq Composite menguat 0,2 persen.

Di sisi lain, mayoritas bursa saham Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Rabu, 8 Juli 2026, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang membebani sentimen investor Mendunia. Pelaku pasar juga memilih bersikap hati-hati menjelang rilis risalah rapat kebijakan The Fed.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 2,11 persen dan Topix terkoreksi 1,37 persen. Selain itu di Korea Selatan, Kospi koreksi 5,35 persen dan Kosdaq melemah 5,56 persen. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,21 persen. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong menguat 3 persen, dan Taiex Taiwan naik 0,56 persen.

Sementara itu, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup turun 1,89 persen, Lagi disertai dengan net sell asing sebesar Rp674 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah MAPI, BBRI, BRMS, AMMN, dan CPIN.