Ekonom: Pertamax naik momentum Pengkajian gaya hidup kelas menengah atas

Ekonom: Pertamax naik momentum evaluasi gaya hidup kelas menengah atas

Masyarakat kelas menengah ke atas yang merupakan konsumen Penting Pertamax sudah saatnya mengurangi pengeluaran konsumtif yang bersifat sekadar gaya hidup

Samarinda (ANTARA) – Pengamat Ekonomi Universitas Mulawarman (Unmul) Kalimantan Timur (Kaltim) Khairil Anwar mengatakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax menjadi momentum bagi masyarakat kelas menengah Buat mengevaluasi gaya hidup mereka agar tetap adaptif di tengah situasi ekonomi Begitu ini.

“Masyarakat kelas menengah ke atas yang merupakan konsumen Penting Pertamax sudah saatnya mengurangi pengeluaran konsumtif yang bersifat sekadar gaya hidup,” kata Khairil Anwar di Samarinda, Jumat.

Dia menilai pemerintah Kagak Mempunyai banyak pilihan dalam kebijakan ini karena keterbatasan ruang fiskal serta posisi Indonesia yang bukan Kembali merupakan negara eksportir minyak.

Khairil mengamati meskipun kenaikan Pertamax (RON 92) ini terjadi secara signifikan dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, masyarakat serta pelaku dunia usaha dinilai jauh lebih siap menghadapi tekanan ekonomi.

Menurutnya, kesiapan tersebut terjadi karena publik telah belajar dari rentetan krisis masa Lampau, seperti pada tahun 2008, 2015, hingga masa pandemi COVID-19, dimana para pengusaha kini sudah memahami Metode melindungi nilai perusahaan mereka.

“Konsumen kelas menengah juga mestinya telah mengantisipasi kondisi ini sejak beberapa bulan sebelumnya melalui peralihan ke mobil yang lebih irit serta penerapan gaya hidup Irit atau frugal living,” kata Khairil.

Khairil menjelaskan Akibat kenaikan harga Pertamax ini lebih menyasar mobilitas pribadi, berbeda dengan kenaikan solar yang memicu lonjakan harga barang akibat pengaruhnya pada sektor logistik nasional.

Sebagai solusi, ia merekomendasikan pemerintah segera menyalurkan bantalan sosial guna menjaga daya beli masyarakat, serta yang tak kalah Krusial ialah menggencarkan edukasi teknis Serempak bengkel kompeten mengenai Metode mereduksi biaya operasional kendaraan.