Sementara itu, surat Info “Folha de São Paulo” menyoroti Keistimewaan Maroko selama sebagian besar pertandingan, dengan menilai bahwa timnas Brasil mengalami kesulitan besar di awal pertandingan.
Surat Info tersebut juga menyebutkan bahwa Maroko mendominasi permainan “seolah-olah bermain dengan Keistimewaan jumlah pemain”, dan menggambarkan babak pertama Brasil sebagai “sangat Jelek”.
Meskipun memuji beberapa perubahan yang dilakukan Ancelotti selama pertandingan, surat Info tersebut menekankan bahwa tim nasional perlu melakukan perbaikan besar-besaran Kalau Ingin Bertanding memperebutkan gelar Pemenang.
Kritik paling tajam muncul melalui program “Posse de Bola” di platform “UOL”, di mana mantan pemain Global Brasil, Walter Casagrande, melontarkan kritik langsung kepada Instruktur asal Italia tersebut.
Kazagrande mengatakan: “Yang mengecewakan bagi saya adalah Carlo Ancelotti… Saya menyalahkan sepak bola yang Jelek dari timnas Brasil sepenuhnya padanya, Benar-Benar padanya.”
Dia juga mengkritik keterlambatan pergantian pemain dan Enggak dimasukkannya penyerang muda Endrick, dengan mengatakan: “Ancelotti kurang berani Demi menempatkan pemain berusia 19 tahun sebagai starter di timnas Brasil… Saya merasa putus asa ketika Menyaksikan Endrick duduk di bangku cadangan dan Enggak dimasukkan.”
Kazagrande juga mengkritik keputusan Demi mempertahankan Raphinha di lapangan sepanjang pertandingan, meskipun performanya menurun.
