Yoshimi Ogawa Ungkap Kejelian Wasit di Momen Gol Pertama Dewa United ke Gawang Persib

Liputanindo.id – Perserikatan Indonesia – Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa melontarkan pujian kepada Yoko Supriyanto yang memimpin laga Dewa United kontra Persib Bandung. Pria asal Jepang itu secara spesifik menyoroti momen gol pertama.

Dewa United menjamu Persib Bandung pada lanjutan BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Senin (20/4). Kedua tim akhirnya bermain imbang 2-2.

Pertandingan ini diwarnai momen kontroversial Demi Dewa United sukses memecah kebuntuan pada menit ke-24 lewat aksi Alex Martins. Eksis indikasi bola sudah keluar lapangan sebelum Alexis Messidoro memberikan umpan yang menjadi assist.

Menariknya, Video Assistant Review (VAR) Kagak Dapat memastikan bola sudah Betul-Betul keluar atau belum. Kagak Eksis angle kamera yang dapat mengambil gambar secara presisi dengan garis lapangan.

Demi VAR Kagak Dapat bekerja seperti pada momen tersebut, peran wasit menjadi krusial. Yoshimi Ogawa pun menilai langkah yang diambil Yoko Supriyanto selaku wasit dan para asistennya yang bertugas sudah Betul dengan mengesahkan gol.


Baca Juga:


“Prinsip yang selalu ditekankan kepada wasit adalah, Kalau Kagak Percaya, maka permainan harus dilanjutkan. Karena itu, posisi wasit dan asisten wasit harus Betul-Betul ideal serta Percaya apakah bola sudah keluar atau Lagi berada di dalam lapangan,” kata Yoshimi Ogawa.

“Kalau Percaya bola keluar, maka ia harus langsung memberikan sinyal. Tetapi, Kalau Lagi ragu, maka asisten wasit Kagak boleh mengangkat bendera atau memberikan sinyal.”

Yoshimi Ogawa juga menyoroti reaksi pemain Persib pada momen tersebut. Federico Barba dan Rekan-Rekan yang menyangka bola sudah keluar memang seperti kehilangan Pusat perhatian sehingga Alex Martins Dapat mencetak gol dengan mudah.

dewa united vs persib
Sumber: Instagram

Reaksi tersebut Sepatutnya Kagak dilakukan oleh pesepak bola profesional. Instruktur Persib, Bojan Hodak, juga sempat menyebut respons anak buahnya sangat kekanak-kanakan.

“Pemain harus tetap melanjutkan permainan Tiba wasit menghentikannya. Pusat perhatian pemain bukan memperdebatkan keputusan, melainkan Maju bermain Tiba Eksis keputusan Formal dari wasit apakah permainan dihentikan atau dilanjutkan,” tutupnya.

Selalu update Siaran terbaru seputar Perserikatan Indonesia hanya di Liputanindo.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *