Trump Yakini Kunjungan Raja Charles Dapat Pulihkan Rekanan AS-Inggris

Raja Charles III akan kunjungi Amerika Perkumpulan dan Berjumpa Donald Trump. Foto: Anadolu


Washington: Presiden Amerika Perkumpulan (AS) Donald Trump meyakini bahwa kunjungan kenegaraan Raja Inggris Charles III ke Washington pekan depan dapat membantu memperbaiki Rekanan kedua negara yang tengah merenggang.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancaranya dengan stasiun televisi Inggris, BBC, pada Kamis, 23 April waktu setempat.

Raja Charles dijadwalkan bertolak ke AS pada Senin pekan depan Buat lawatan selama empat hari. Ini merupakan kunjungan kenegaraan perdana Charles ke AS sejak naik takhta. Ia dijadwalkan berangkat Serempak Ratu Camilla sebelum melanjutkan perjalanan seorang diri ke Bermuda.

Demi ditanya apakah lawatan Raja Charles dapat memperbaiki Rekanan diplomatik AS dan Inggris, Trump menjawab dengan penuh keyakinan.

“Tentu saja. Dia luar Standar. Dia pria yang luar Standar. Jawabannya tentu saja, ya,” ujar Trump, dikutip dari Channel News Asia, Jumat, 24 April 2026.

Kunjungan bersejarah ini dibayangi oleh ketegangan diplomatik antara Washington dan London. Perbedaan sikap terkait eskalasi perang di Iran, serta skandal penunjukan pejabat yang terkait dengan mendiang pelaku kejahatan seksual AS, Jeffrey Epstein, sempat memicu keretakan antarkedua sekutu tersebut.

Sebelumnya, Trump sempat melontarkan kritik keras kepada Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer. Kritik itu dipicu oleh keengganan Inggris Buat bergabung dalam perang gabungan AS-Israel terhadap Iran yang meletus pada 28 Februari Lampau.

Mengomentari respons sekutu-sekutu AS, termasuk Inggris, Trump menyebut bahwa mereka Sebaiknya ikut turun tangan. “Tetapi, Jernih saya Tak membutuhkan mereka,” sindir Trump.

Di sisi lain, PM Starmer Demi ini tengah terjerat skandal politik di dalam negeri. Ia dikecam setelah menunjuk petinggi Partai Buruh, Peter Mandelson yang diketahui Mempunyai keterkaitan dengan Epstein sebagai Duta Besar Inggris Buat Washington.

Terkait hal ini, Trump menilai Starmer hanya Dapat pulih dari keterpurukan politik Kalau sang perdana menteri berani membuka kembali Laut Utara Buat ekstraksi minyak dan gas, serta memperketat kebijakan imigrasinya.

“Tetapi Kalau ia Tak melakukannya, saya rasa ia Tak punya Kesempatan,” tutup pemimpin AS tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *