Usai ziarah Gus Dur dan Bung Karno, Kapolri lanjut ke makam Soeharto

Usai ziarah Gus Dur dan Bung Karno, Kapolri lanjut ke makam Soeharto

Jakarta (ANTARA) – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo berziarah dan menaburkan Mengembang di makam Presiden kedua RI Soeharto di Astana Giribangun, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, setelah sebelumnya berziarah ke makam Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Presiden Soekarno.

Kapolri mengatakan rangkaian ziarah ke makam para mantan presiden menjadi tradisi Polri Demi menyerap, menggali, dan meneruskan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pemimpin bangsa kepada institusi kepolisian.

“Ini sangat Krusial khususnya bagi institusi Polri, yang tentunya kita Mempunyai satu amanah Demi Lalu Bisa mempertahankan apa yang diwariskan, apa nilai-nilai yang telah diberikan oleh mantan-mantan presiden kita, mantan-mantan pemimpin bangsa kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga terhadap institusi Polri,” kata Sigit dalam keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurut Kapolri, nilai-nilai tersebut perlu dijaga dan dijadikan semangat bagi Polri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif Demi Lalu kami kembangkan sebagai spirit Demi institusi Polri, agar Lalu Bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara, Demi menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dalam prosesi ziarah di Astana Giribangun, Kapolri Serempak rombongan membacakan doa dan menaburkan Mengembang di pusara Soeharto.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian ziarah Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026.

Pada hari yang sama, Kapolri juga berziarah ke makam Presiden pertama RI Soekarno di Blitar, Jawa Timur, dan makam Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Jombang.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Polri berupaya menjadikan keteladanan para pemimpin bangsa sebagai penguat profesionalisme dan pengabdian institusi dalam menjawab tantangan tugas ke depan.