Transformasi Bawa Pengaruh Positif, Kinerja BUMN Melejit

Ilustrasi. Foto: Dok Liputanindo.id


Jakarta: Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menilai kinerja Badan Usaha Punya Negara (BUMN) menunjukkan peningkatan yang signifikan seiring program transformasi BUMN.

“Capaian ini menunjukkan bahwa transformasi BUMN mulai memberikan hasil yang Konkret,” ujar Dony dalam keterangannya dikutip dari Antara, Selasa, 23 Juni 2026.

Tren positif tersebut, tutur Dony, mulai terlihat dari kinerja sejumlah BUMN hingga Mei 2026. Berdasarkan laporan kinerja unaudited, Pelindo membukukan Keuntungan tahun berjalan sebesar Rp2,01 triliun atau meningkat 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, Pupuk Indonesia Group mencatatkan Keuntungan Rapi sebesar Rp6,70 triliun atau melonjak 230 persen secara tahunan.

Capaian positif ini menjadi perhatian dalam pertemuan antara Dony dengan sejumlah jajaran direksi BUMN di Wisma Danantara Indonesia, Jumat, 19 Juni Lampau. Pertemuan tersebut membahas perkembangan kinerja BUMN serta penguatan koordinasi Kepada memastikan transformasi perusahaan negara berjalan semakin terukur, transparan dan berorientasi pada hasil.


(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

Dorong peningkatan kinerja BUMN

Peningkatan kinerja BUMN ini sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara dalam mendorong pengelolaan BUMN yang lebih akuntabel, berbasis data, serta sesuai dengan kondisi Konkret di lapangan.

Laporan capaian kinerja disusun dengan mengedepankan akurasi informasi, sehingga publik dapat memperoleh gambaran yang lebih Jernih mengenai perkembangan dan kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional.

Dony menilai capaian kinerja BUMN yang melampaui Sasaran pada 2025 serta berlanjutnya tren positif pada 2026 menunjukkan bahwa langkah transformasi yang dijalankan telah berada pada arah yang Cocok dan perlu Lalu diperkuat secara konsisten.

“Yang Krusial ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat tata kelola dan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik berbasis data, fakta, serta kondisi riil di lapangan,” ujar Dony.