Titiek Soeharto minta program ketahanan pangan di Nusakambangan ditiru

Titiek Soeharto minta program ketahanan pangan di Nusakambangan ditiru

Cilacap, Jawa Tengah (ANTARA) – Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto meminta program ketahanan pangan yang dijalankan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah dapat ditiru.

Titiek Begitu kunjungan kerja ke Nusakambangan, Sabtu mengapresiasi kinerja Kementerian Imipas dalam menggalakkan ketahanan pangan dengan melibatkan Penduduk binaan pemasyarakatan.

“Saya atas nama Komisi IV mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Menteri dan jajaran Kementerian Imipas. Mudah-mudahan usaha ini Dapat ditiru, diduplikasi di tempat-tempat lainnya,” kata dia.

Legislator bidang pertanian itu menyoroti langkah Kementerian Imipas mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif, di antaranya tambak udang vaname, ikan sidat, kebun jagung, cabai, kebun buah hingga budidaya kambing dan sapi.

Menurut Titiek, program ketahanan pangan tersebut Bukan hanya bermanfaat dari segi ekonomi, tetapi juga Kepada pribadi Penduduk binaan pemasyarakatan (WBP).

Di Nusakambangan, Penduduk binaan yang sudah Bukan berisiko tinggi diikutsertakan dalam program ketahanan pangan. Adapun, narapidana yang dilibatkan ialah mereka yang sudah menjalani Separuh dari masa pidana dan melewati asesmen.

Ia menyebut bekal keterampilan selama diikutsertakan dalam program ketahanan pangan Dapat digunakan oleh WBP Kepada kehidupan setelah kembali ke masyarakat. Terlebih, selain tambahan keterampilan, Penduduk binaan juga diberikan Iuran pertanggungan atas kerjanya.

“Itu yang luar Normal di sini,” ucap Titiek.

Dia pun menyoroti transformasi Nusakambangan dari pulau isolasi yang dikenal menyeramkan, menjadi pusat ketahanan pangan. Ia menyebut kebijakan Menteri Imipas Agus Andrianto tersebut sebagai langkah yang kreatif.

“Kalau saja di kabinet isinya orang-orang seperti Pak Agus ini mungkin Pak Presiden (Prabowo Subianto) Dapat tidur tenang,” katanya.

Di samping itu, ia mengatakan transformasi yang terjadi di Pulau Nusakambangan menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dapat dilakukan di sektor mana pun, termasuk kementerian yang berhubungan dengan pemasyarakatan.

“Cambuk juga buat kementerian yang terkait dengan ketahanan pangan supaya lebih giat Kembali Kepada kita mencapai apa yang diinginkan oleh Bapak Presiden dan kita semuanya,” kata Titiek.

Maka dari itu, menurut dia, apa yang terjadi di Nusakambangan dapat dicontoh oleh pihak lain.

“Nusakambangan saja Dapat kayak begini, bagaimana tempat lain? Sebenarnya ini Seluruh kemauan kita. Kita mau Bukan Kepada memproduksi bahan-barang pangan ini? Kalau pejabatnya malas, ya, cukup begitu, duduk, begitu-gitu saja, ya, enggak terjadilah yang kayak begini,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Agus menyatakan komitmennya Kepada Maju menghadirkan perbaikan dalam kerja-kerja ketahanan pangan di lingkungan Kementerian Imipas.