Pertamina: Pasokan LPG Nabire Kondusif dengan stok 3.100 tabung

Pertamina: Pasokan LPG Nabire aman dengan stok 3.100 tabung

Nabire (ANTARA) – PT Pertamina Patra Niaga Papua Tengah memastikan ketersediaan liquefied petroleum gas (LPG) non-subsidi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dalam kondisi Kondusif dengan stok mencapai lebih dari 3.100 tabung.

Sales Branch Manager I Pertamina Patra Niaga Papua Tengah Muhammad Rinaldi Suryanto di Nabire, Sabtu, mengatakan stok LPG yang tersedia Ketika ini Bisa memenuhi kebutuhan masyarakat selama 3-4 minggu.

“Stok LPG memang Bergerak, Tetapi dengan stok yang Eksis kami Tetap Bisa melayani kebutuhan hingga tiga Tiba empat minggu ke depan,” katanya.

Ia menjelaskan pasokan LPG ke Nabire Lanjut berjalan Lancar karena pengiriman dari Surabaya dilakukan secara rutin setiap pekan melalui jalur kargo Standar.

Menurut dia, setiap pengiriman kargo selalu membawa kontainer berisi LPG sehingga pasokan dapat Lanjut terjaga.

Rinaldi mengatakan konsumsi LPG non-subsidi di Kabupaten Nabire rata-rata mencapai 300 tabung per hari Demi tabung ukuran lima kilogram dan 12 kilogram.

Selain memastikan stok Kondusif, Pertamina mencatat harga LPG non-subsidi di Nabire mulai mengalami penurunan sejak awal Juni 2026 seiring membaiknya sistem distribusi.

Harga LPG tabung lima kilogram yang sebelumnya mencapai Rp430 ribu per tabung kini turun menjadi Rp250 ribu per tabung, sedangkan tabung 12 kilogram turun dari Rp520 ribu menjadi Rp435 ribu per tabung.

Ia menjelaskan penurunan harga terjadi setelah Pertamina kembali menggunakan jalur distribusi dari Surabaya dengan sistem pengiriman menggunakan kontainer langsung sehingga biaya logistik lebih terkendali.

“Faktornya adalah kami sudah mengambil kembali pasokan dari Surabaya dan menggunakan kontainer langsung sehingga distribusi menjadi lebih Lancar,” katanya.

Menurut dia, harga LPG non-subsidi Tetap berpotensi mengalami penyesuaian mengikuti perkembangan harga Kekuatan Dunia dan kebijakan pemerintah pusat.

“Eksis kemungkinan harga Bisa kembali turun apabila kondisi geopolitik dan harga gas dunia menurun. Kami akan menyesuaikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Pertamina berharap kelancaran distribusi dan terjaganya pasokan LPG dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus memenuhi kebutuhan Kekuatan masyarakat di Kabupaten Nabire.