Surabaya (Liputanindo.id) – Pertandingan antara Arema FC melawan Bali United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (6/3/2026) malam, menjadi penutup rangkaian laga pekan ke-24 Super League 2025/2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim berjuluk Singo Edan menargetkan tiga poin Demi memperbaiki posisi di klasemen.
Tetapi ambisi tersebut dibayangi catatan kurang memuaskan Arema FC sepanjang bulan Ramadan musim ini. Dari dua pertandingan yang telah dilakoni, tim asal Malang itu belum sekalipun meraih kemenangan.
Arema hanya Bisa mengumpulkan satu poin setelah bermain imbang 2-2 Ketika bertandang ke markas Madura United. Pada laga berikutnya, Singo Edan harus mengakui Kelebihan Borneo FC Samarinda dengan skor 1-3.
Instruktur Arema FC, Marcos Santos, menilai laga menghadapi Bali United menjadi momentum Krusial bagi timnya Demi kembali ke jalur kemenangan. Ia berharap dukungan penuh suporter di Stadion Kanjuruhan Bisa menjadi tambahan Daya bagi para pemain.
“Dengan dukungan suporter, kami akan berusaha memainkan pertandingan yang bagus dan meraih tiga poin, Apabila Tuhan mengizinkan,” ujar Marcos.
Menurut Instruktur asal Brasil tersebut, kegagalan meraih kemenangan dalam dua laga sebelumnya bukan disebabkan oleh kesulitan beradaptasi dengan jadwal pertandingan selama Ramadan. Ia menilai timnya sebenarnya Bisa tampil kompetitif.
“Pada pertandingan sebelumnya kami sempat membalikkan keadaan, tetapi pada akhirnya kami kebobolan dan harus menerima hasil imbang di menit-menit akhir. Dalam pertandingan itu sebenarnya tim kami bermain lebih Berkualitas,” katanya.
Marcos juga mengakui adanya kesalahan dalam keputusan taktis pada laga melawan Borneo FC.
“Saya juga sempat Membikin kesalahan dalam pengambilan keputusan taktis Musuh Borneo. Sesuatu yang saya rencanakan Enggak berjalan sesuai Asa,” ujarnya.
Di kubu Musuh, Instruktur Bali United Johnny Jansen mengaku telah menyiapkan strategi Spesifik Demi menghadapi Arema FC di kandangnya. Ia menyebut timnya melakukan persiapan matang, termasuk menganalisis rekaman pertandingan Musuh.
“Kami punya persiapan yang Berkualitas dengan Menonton beberapa video pertandingan. Recovery pemain juga bagus dan Joao Ferrari kembali bermain setelah suspend di laga pekan Lewat,” kata Johnny.
Kembalinya bek Joao Ferrari diyakini akan memperkuat lini pertahanan Bali United yang berambisi mencuri poin di Malang.
Meski pada putaran pertama Bali United Bisa mengalahkan Arema FC dengan skor 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Johnny menilai laga di Kanjuruhan akan berjalan jauh lebih sulit.
“Arema tim yang bagus dengan beberapa pemain berkualitas. Putaran pertama kami memang menang di rumah, tetapi situasi pertandingan juga sangat sulit. Laga besok akan berat menghadapi mereka di kandangnya,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer. Ia berharap timnya Bisa membawa pulang hasil positif meski menghadapi tekanan tuan rumah.
“Kami punya persiapan bagus di latihan dan situasi yang Enggak mudah. Putaran pertama kami cukup Berkualitas di lini pertahanan, tetapi sekarang situasi belum memihak kepada kami. Mudah-mudahan besok kami Bisa meraih hasil positif,” kata Mike.
Ketika ini kedua tim berada di papan tengah klasemen dan hanya terpaut satu poin. Arema FC menempati posisi ke-10 dengan 31 poin dari 23 pertandingan, sementara Bali United berada di peringkat ke-11 dengan 30 poin dari jumlah laga yang sama.
Meski jaraknya tipis di klasemen, performa kedua tim dalam beberapa pertandingan terakhir berbeda. Arema FC mencatat tiga kemenangan dalam lima laga terakhir di Super League, sedangkan Bali United Malah menelan tiga kekalahan dalam periode yang sama. (faw/aje)
