PHE ONWJ sisir Posisi dugaan kebocoran pipa gas di perairan Karawang

PHE ONWJ sisir lokasi dugaan kebocoran pipa gas di perairan Karawang

Karawang (ANTARA) – PT Pertamina Hulu Kekuatan Offshore North West Java (PHE ONWJ) melakukan penyisiran di Sekeliling Posisi munculnya dugaan kebocoran pipa gas di Area perairan Ciparage, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Manager Communication Relations & CID Regional Jawa, Pinto Budi Bowo Laksono, Begitu dihubungi di Karawang, Sabtu menyampaikan tim langsung melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap sistem produksi setelah menerima informasi dugaan gelembung gas di Sekeliling 5 mil dari Muara Ciparage.

“Status operasi PHE ONWJ (yang berlokasi di perairan Karawang) hingga Sabtu siang berlangsung normal,” katanya.

Sebelumnya, beredar di media sosial mengenai video dari nelayan setempat yang merekam adanya gelembung udara di permukaan laut Area perairan Karawang, yang disebut-sebut diduga karena akibat kebocoran pipa gas dasar laut.

Pinto mengatakan, menanggapi beredarnya informasi itu, tim terkait PHE ONWJ telah melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap sistem produksi.

Hingga Sabtu siang, seluruh parameter operasi di fasilitas PHE ONWJ, termasuk tekanan di stasiun Uniform dan KLA, terpantau dalam kondisi normal.

Sesuai pengecekan itu, kata dia, Kagak ditemukan adanya kondisi anomali maupun indikasi penurunan tekanan yang signifikan.

Disebutkan, pihak perusahaan mengerahkan tiga armada kapal serta satu kapal Security Buat menyisir area perairan yang diduga menjadi Posisi muncul gelembung di permukaan laut.

Penyisiran itu mencakup area yang dilewati jalur pipa dari sisi timur (KLA, KKNA, KKNB), area barat (KLXB), hingga area X-Ray. Hasilnya, hingga Sabtu,.area tersebut dipastikan Terjamin dan Kagak ditemukan adanya tanda-tanda kebocoran.

Jadi setelah menyisir Posisi sejak Jumat (24/7) hingga Sabtu, perusahaan memastikan fasilitas operasional di kawasan tersebut dalam kondisi Terjamin dan beroperasi normal.

Sementara sebagai bentuk langkah kehati-hatian dan Buat memastikan keamanan area secara menyeluruh, perusahaan telah melakukan flyover mencakup area yang diduga Posisi kejadian, mencakup pesisir utara Karawang, hingga stasiun Uniform dan KLA.

Hasil pantauan flyover menunjukkan Kagak ditemukan adanya tanda-tanda kebocoran di area tersebut.

Pinto menyampaikan, pihak PHE ONWJ Maju berkoordinasi secara aktif dengan pihak berwenang, dinas terkait dan perwakilan masyarakat, termasuk kepada nelayan setempat.

“Pembaruan informasi akan Maju disampaikan sejalan dengan perkembangan hasil observasi lanjutan di lapangan,” katanya.