Tim Redaksi Liputanindo | 21 Juli 2026
Tantangan generasi dalam pilihan konsol
Memasuki pergantian tahun ke 2026, banyak penggemar permainan video kembali mempertanyakan relevansi PlayStation 4 di tengah dominasi konsol terbaru. Meskipun PlayStation 5 telah memperkuat posisinya sebagai konsol utama dengan kemampuan teknologi canggih, PS4 tetap eksis di kalangan sejumlah gamer. Pertimbangan utama bukan hanya soal kinerja, namun juga faktor koleksi judul game yang masih sangat lengkap dan harga yang semakin terjangkau. Di akhir tahun ini, keputusan membeli PS4 atau beralih ke generasi baru menjadi dilema yang dipengaruhi oleh anggaran, kebutuhan, dan ekspektasi jangka panjang dari pengguna.
Desain dan bentuk yang mencerminkan evolusi
Dari sisi tampilan, perbedaan mencolok terlihat antara PS4 dan PS5. Model generasi kelima hadir dengan rancang bentuk futuristik yang didominasi warna putih dan elemen hitam, berbeda jauh dari kesan klasik PS4 yang serba hitam. Ukuran PS5 lebih besar secara umum, namun varian Digital Edition dirancang lebih ringkas karena tidak menyertakan drive cakram Blu-ray. Konsol ini juga bisa ditempatkan secara vertikal maupun horizontal, sementara PS4 biasanya digunakan secara mendatar. Bentuk āVā pada PS5 bukan sekadar gaya, melainkan bagian dari strategi pendinginan aktif yang membantu aliran udara agar konsol tetap dingin saat digunakan dalam durasi panjang.
Perbedaan pada resolusi dan kecepatan tampilan
Dalam hal kualitas visual, PS5 unggul secara signifikan. Perangkat ini mampu menghasilkan gambar hingga resolusi 4K dengan refresh rate hingga 120 Hz, bahkan mendukung output hingga 8K. PS4 pada umumnya terbatas pada tampilan 1080p, kecuali model Pro yang mendukung 4K. Perbedaan ini memberikan pengalaman bermain yang lebih halus dan realistis di PS5. Gerakan kamera, animasi karakter, dan detail lingkungan menjadi jauh lebih terasa hidup. Gamer yang menikmati pengalaman visual tinggi tentu akan merasakan keuntungannya di PS5.
Harga dan koleksi game sebagai pertimbangan utama
Harga tetap menjadi faktor penentu yang signifikan. PS4 menawarkan akses ke ribuan judul populer dengan harga yang jauh lebih murah, menjadikannya alternatif menarik bagi pengguna dengan anggaran terbatas. Judul seperti The Last of Us Part II, Horizon Zero Dawn, God of War, dan Red Dead Redemption 2 masih berjalan baik di perangkat ini. Sementara itu, PS5 menawarkan teknologi mutakhir, loading yang jauh lebih cepat, serta kualitas grafis yang realistis. Semakin banyak game terbaru, termasuk Spider-Man 2 dan remake The Last of Us Part I, hanya dirilis eksklusif untuk PS5.
Keunggulan lainnya, PS5 tetap kompatibel dengan sebagian besar game PS4. Namun, pengguna yang memiliki koleksi fisik harus mempertimbangkan tipe konsol: model tanpa drive cakram tidak dapat memainkan game PS4 dalam bentuk cakram. Solusinya adalah memilih PS5 versi standar yang dilengkapi drive optik agar koleksi lama tetap bisa dinikmati.
Masa depan konsol dan keputusan pembelian
Secara keseluruhan, PS4 masih layak dibeli di akhir tahun 2025 bagi sebagian kalangan. Bagi gamer kasual, pemula, atau pencinta game klasik PlayStation, konsol ini masih memberikan nilai yang baik. Namun, untuk pengguna yang ingin menikmati game terkini dengan pengalaman bermain maksimal dan proyeksi dukungan jangka panjang dari pengembang, PS5 menjadi pilihan yang lebih strategis. Seiring waktu, semakin sedikit developer yang mengembangkan game lintas generasi, dan tren menunjukkan fokus beralih sepenuhnya ke platform modern.
Sumber: antaranews.com
