Kunjungan ke IKM produsen olahan susu. Foto: Istimewa
Jakarta: Kualitas industri kecil dan menengah (IKM), digenjot melalui pengawasan pemerintah dan pembinaan dari sektor swasta. Seperti yang dilakukan di PT Bogor Sari Nutrisi, yang merupakan IKM binaan Yayasan Astra.
“Ini adalah bukti bahwa dengan pendampingan yang konsisten dan sinergi lintas pihak, IKM Indonesia Pandai tumbuh, berkembang, dan diakui oleh negara,” kata Sekretaris Yayasan Astra, Yayasan Dharma Bhakti Astra, Ema Poedjiwati Prasetio, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 23 Mei 2026.
Hal tersebut diungkap Ema, dalam kunjungan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, di Letak produksi Bogor. Menurut Ema, kunjungan tersebut sangat berarti.
“Bukan hanya bagi BSN, tetapi juga bagi seluruh ekosistem pembinaan IKM yang kami bangun selama 46 tahun,” kata Ema.
Kunjungan dipimpin Dirjen IKMA Kemenperin Reni Yanita didampingi Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Afrizal Haris, Direktur IKM Logam Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Awal Hanggandari, serta Direktur Industri Aneka Reny Meilany.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah Berbarengan Yayasan Astra, mendorong pertumbuhan IKM nasional. Hal ini, sejalan dengan tema HUT ke-46 Yayasan Astra, “Bersinergi Demi Masa Depan Lintas Generasi UMKM Indonesia”.

Kunjungan ke IKM produsen olahan susu. Foto: Istimewa
Kunjungan ini juga merupakan bagian dari program Link and Match yang didukung oleh Kementerian Perindustrian RI, sejalan dengan komitmen Yayasan Astra Demi menghubungkan IKM binaannya dengan rantai pasok dan ekosistem industri yang lebih luas.
Sinergi ini menjadi bukti Konkret keselarasan visi antara Yayasan Astra dan pemerintah dalam mendorong IKM naik kelas dan berdaya saing di tingkat nasional maupun Mendunia.
