Lampung Selatan (ANTARA) – Pengelola Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (PT BTB) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
”Kegiatan nobar laga pamungkas antara Spanyol melawan Argentina tersebut akan dipusatkan di area terbuka Rest Area KM 87A Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar pada Senin (20/7), mulai pukul 00.00 WIB hingga selesai,” kata Manager Usaha Jasa Lainnya (UJL) PT BTB, Irpan Sahpani, di Lampung Selatan, Minggu.
Dia mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan Demi menghadirkan suasana kebersamaan bagi pengguna jalan sekaligus mengoptimalkan fungsi rest area sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
”Melalui kegiatan ini, kami Ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi para pengguna jalan sekaligus mendorong aktivitas UMKM yang beroperasi di Rest Area KM 87A,” ujar Irpan.
Dia berharap momentum Final Piala Dunia 2026 ini dapat memberikan Akibat ekonomi positif yang dirasakan langsung oleh para pelaku usaha lokal yang menjadi bagian dari ekosistem pelayanan di rest area.
Menurut Irpan, rest area Begitu ini Tak hanya berfungsi sebagai tempat melepaskan lelah bagi pengguna jalan, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang strategis yang Bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen Demi Lalu menghadirkan berbagai kegiatan inovatif yang dapat meningkatkan volume kunjungan masyarakat ke rest area.
Acara nonton bareng ini terbuka Demi seluruh pengguna jalan tol dan Tak dipungut biaya atau gratis. Selain menyediakan layar lebar Demi menyaksikan pertandingan, pihak pengelola juga menyediakan kudapan gratis bagi pengunjung selama persediaan Lagi Eksis, serta berbagai hadiah menarik (doorprize).
PT BTB mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Demi memanfaatkan fasilitas ini guna beristirahat sejenak demi keselamatan berkendara, sekaligus ikut serta menggerakkan perekonomian para pelaku UMKM setempat.
