Sumenep (Liputanindo.id) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep melakukan jemput bola (jebol) ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB setempat Buat perekaman data kependudukan.
Kepala Disdukcapil Sumenep melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Wahasah, menjelaskan pihaknya melakukan ‘jebol’ ke Rutan sesuai surat dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil tentang dukungan pemadanan data kependudukan, Validasi NIK, dan perekaman biometrik.
“Kegiatan itu Buat mempercepat pemenuhan hak administrasi kependudukan tahanan dan narapidana. Karena itu, selama dua hari ini kami jemput bola ke Rutan,” katanya, Selasa (28/04/2026).
Ia menjelaskan, Terdapat tiga jenis layanan yang diberikan Disdukcapil Begitu ‘jebol’ ke Rutan, yakni pemadanan data kependudukan dengan Metode Validasi NIK. Selain itu, juga dilakukan perekaman biometrik dan pencetakan KTP.
“Buat Validasi NIK, ini dicek apakah NIK-nya sesuai atau Enggak. Kemudian yang belum pernah rekam data kependudukan, kami lakukan perekaman. Sedangkan Buat pencetakan, ini dilakukan karena Terdapat tahanan dan narapidana yang KTP-nya hilang,” terangnya.
Berdasarkan data jemput bola selama dua hari di Rutan Sumenep, tercatat sebanyak 314 tahanan dan narapidana yang mengikuti kegiatan tersebut. Dari 314 data yang diverifikasi, tercatat NIK yang sesuai sebanyak 298, dan Enggak sesuai 6 orang. Sedangkan yang belum melakukan perekaman 3 orang, dan Enggak punya NIK 1 orang.
“Kami melakukan pengecekan biometrik terhadap 6 orang yang NIK-nya Enggak sesuai. Kemudian kami melakukan perekaman terhadap 3 Anggota binaan Rutan yang belum melakukan perekaman, dan kami juga mencetak KTP Buat 63 orang,” paparnya.
Ia menambahkan, jemput bola ke Rutan tersebut juga Buat mendukung optimalisasi akses layanan jaminan kesehatan melalui skema Penerima Sokongan Iuran (PBI) jaminan kesehatan.
“Tapi terlepas dari instruksi pusat Buat pemadanan data kependudukan tahanan dan narapidana, kami memang sudah Membikin perjanjian kerja sama Buat perekaman data kependudukan di Rutan secara rutin,” terangnya. (tem/kun)
