Mantan Camat Panekan Menguat dalam Bursa PAW Ketua DPRD Magetan

Foto BeritaJatim.com

Magetan (Liputanindo.id) — Proses pergantian antar waktu (PAW) Ketua DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengerucut. Nama Djuri, mantan Camat Panekan, mencuat sebagai kandidat terdepan Demi mengisi kursi yang ditinggalkan Suratno.

Berdasarkan data rekapitulasi hasil Pemilu Legislatif, Djuri tercatat meraih 1.775 Bunyi Absah. Rinciannya, 568 Bunyi berasal dari Kawasan Magetan dan 1.207 Bunyi dari Kecamatan Panekan. Capaian tersebut menempatkannya sebagai peraih Bunyi terbanyak kedua di internal PKB Demi daerah pemilihan (dapil) Magetan 1.

Adapun posisi teratas sebelumnya ditempati Suratno dengan total 4.937 Bunyi Absah, yang terdiri dari 863 Bunyi di Magetan dan 4.074 Bunyi di Panekan. Tetapi, posisi politiknya berubah setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan Biaya hibah melalui program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD senilai Rp242 miliar.

Mengacu pada mekanisme PAW, kursi legislatif yang Nihil diisi oleh calon legislatif dengan perolehan Bunyi terbanyak berikutnya dalam satu dapil dan partai yang sama. Secara matematis dan administratif, posisi tersebut kini mengarah kepada Djuri.

Sejumlah nama lain memang tercatat dalam daftar caleg PKB di dapil Magetan 1, Tetapi perolehan suaranya berada di Dasar dua kandidat teratas. Kondisi ini semakin memperkuat Kesempatan Djuri Demi melenggang ke kursi DPRD melalui skema PAW.

Tahapan selanjutnya menunggu rekomendasi Formal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB serta proses penetapan oleh Komisi Pemilihan Lazim (KPU) sesuai regulasi yang berlaku. Pergantian ini menjadi sorotan publik mengingat jabatan Ketua DPRD Mempunyai peran strategis dalam menentukan arah kebijakan daerah. [fiq/suf]