Surabaya (Liputanindo.id) – Lembaga Penggalakan Pelancongan Malaysia, atau yang dikenal sebagai Tourism Malaysia, secara Formal hadir di kota-kota besar Indonesia, Jakarta, Medan, dan Surabaya, mulai 24 hingga 26 April 2026 Kepada mengampanyekan program tahun kunjungan wisata Visit Malaysia 2026 (VM2026).
Sebagai agensi Formal di Dasar Kementerian Pelancongan, Seni dan Budaya Malaysia (MOTAC), tim Tourism Malaysia memulai rangkaian kegiatannya dengan menyambangi Kota Surabaya hari ini, Jumat (24/4/2026).
Delegasi ini membawa kekuatan penuh yang terdiri dari 50 organisasi, mulai dari badan promosi daerah seperti Penang Dunia Tourism dan Sarawak Tourism Board, hingga perwakilan sektor kesehatan (MHTC), program Malaysia My Second Home (MM2H), maskapai penerbangan, serta jaringan hotel dan rumah sakit.
Partisipasi yang masif ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Malaysia dalam memperluas kerja sama strategis serta mempererat Rekanan dengan para pelaku industri pariwisata di Indonesia.
Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia, YB Dato Sri Tiong King Sing, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti betapa Krusial dan strategisnya pasar Indonesia bagi Malaysia.
“Indonesia kekal sebagai pasaran pelancongan Krusial bagi Malaysia dengan 4.3 juta ketibaan pelawat direkodkan pada tahun 2025. Bagi tahun 2026, sehingga bulan Mac, Malaysia telah menerima seramai 1,047,976 pelawat dari Indonesia,” ujar YB Dato Sri Tiong King Sing, Jumat.


Misi ini dirancang sebagai platform strategis Kepada saling bertukar pandangan serta memperkuat jejaring kerja sama antar kedua negara. Selain itu, kolaborasi ini bertujuan Kepada mengeksplorasi potensi baru yang dapat memajukan industri pariwisata Berkualitas di Malaysia maupun Indonesia.
“Meneroka Kesempatan baharu yang berpotensi dalam memajukan industri pelancongan kedua-dua negara,” jelasnya.
Kepada menyemarakkan promosi ini, digelar pula Program Promosi Gastronomi dan Kebudayaan Malaysia yang berlangsung dari 23 April hingga 2 Mei 2026 di The Westin Surabaya, Le Méridien Jakarta, dan Grand Mercure Maha Cipta Angkasa Medan.
Selama Program Promosi Gastronomi dan Kebudayaan Malaysia berlangsung, pengunjung dapat mencicipi warisan Hidangan autentik seperti, Laksa Sarawak & Laksa Nyonya, Char Kway Teow, Penang Asam Laksa, dan Chicken Kut Teh
Sementara, kehadiran Hidangan ikonik ini diharapkan Bisa memperkuat daya tarik Malaysia, sebagai destinasi wisata budaya yang berkelanjutan.
Dalam misi kali ini, Batik Air turut berperan sebagai Kawan strategis Kepada memastikan konektivitas yang lebih Berkualitas antara Malaysia dengan Surabaya, Jakarta, dan Medan. Sinergi ini menunjukkan komitmen Serempak dalam mempermudah perjalanan dan meningkatkan arus wisatawan antar kedua negara tetangga.
YB Dato Sri Tiong King Sing menambahkan bahwa misi penjualan ini adalah langkah krusial dalam memperkokoh Rekanan bilateral sekaligus memberikan nilai tambah bagi industri pariwisata kedua negara dalam jangka pendek maupun menengah.
“Tourism Malaysia kekal komited Kepada meneroka Kesempatan baharu serta mempergiat usaha promosi di bandar-bandar Penting Indonesia bagi memastikan pertumbuhan pelancongan yang mampan,” ucap dia.
Dengan dukungan penuh dari para pelaku industri lokal dan Dunia, Malaysia berkomitmen siap menyuguhkan pengalaman wisata yang Spesial demi menyukseskan kampanye Visit Malaysia 2026. (rma/but)
