Pep Guardiola dilaporkan akan hengkang pada akhir musim ini, dan menurut laporan yang sama, ia akan digantikan oleh Enzo Marseca. Para penulis GOAL mendiskusikan di mana letak warisan Guardiola dalam sepak bola Inggris.
Dan kini, raksasa lain pun meninggalkan Perserikatan Premier. Ini memang terasa seperti akhir dari sebuah era. Pep Guardiola dan Jurgen Klopp telah menyuguhkan beberapa pertarungan paling berkesan yang pernah Terdapat di Perserikatan ini selama Dekat satu Dasa warsa. Klopp meninggalkan Liverpool pada tahun 2024. Guardiola, menurut laporan, akan meninggalkan Man City dalam seminggu ke depan, dengan mantan manajer Chelsea, Enzo Maresca, dikabarkan akan menggantikannya sebagai Instruktur.
Tentu saja, Pusat perhatian kini beralih ke warisan. Rekam jejak Guardiola di City sungguh luar Lazim. Manajer asal Spanyol ini telah meraih 20 trofi sebagai manajer Man City. Ia memenangkan enam gelar Premier League, Perserikatan Champions, dan tak terhitung gelar piala domestik. Ia melakukannya Sekalian itu meski secara rutin mengubah gaya sepak bolanya, merombak Langkah pandangnya terhadap permainan, dan, pada dasarnya, menghabiskan paruh pertama setiap musim hanya Kepada mencoba hal-hal baru.
Jadi, apa sebenarnya warisan Guardiola? Komparasi paling Terang, dalam hal kemenangan, adalah Sir Alex Ferguson. Ia membangun kembali Man United dan menjadikan kemenangan sebagai kebiasaan selama 26 tahun di klub tersebut. Apabila Guardiola tetap bertahan, ia akan sedikit mengungguli Bilangan-Bilangan Ferguson. Tugasnya berbeda. Kagak Terdapat proses pembangunan ulang di sini. Ia hanya harus menang. Dan ia memang menang. Para penulis GOAL menganalisis Akibat Guardiola dalam edisi lain dari… The Rondo.
