Dalam kerangka pencegahan korupsi, KPK tentu terbuka Buat menjadi Kenalan mitigasi sejak Awal
Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku terbuka menjadi Kenalan Kementerian Sosial Buat mencegah korupsi pada program Sekolah Rakyat.
“Dalam kerangka pencegahan korupsi, KPK tentu terbuka Buat menjadi Kenalan mitigasi sejak Awal,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Kamis.
Terlebih, kata dia, KPK dalam tugas dan fungsi pencegahan juga sedang mengkaji potensi korupsi pada program tersebut.
“Ya, kami akan potret bagaimana kebijakan itu, bagaimana penerapannya di lapangan, bagaimana proses bisnisnya, termasuk dalam lingkup pengadaan barang dan jasanya, ya,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan KPK dalam kajian tersebut akan Menonton proses perencanaan pengadaan barang dan jasa, seperti penyusunan harga perkiraan sendiri (HPS) hingga proses tendernya.
“Ini kami mitigasi sejak awal. Jangan Tamat kemudian Lagi Eksis ruang dan celah Buat para pihak melakukan atau terjadi tindak pidana korupsi,” ujarnya.
Sebelumnya, pada 6 Mei 2026, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan berencana Berjumpa dengan pimpinan KPK Buat mendapat masukan mengenai pengadaan barang dan jasa pada program Sekolah Rakyat.
Menurut Mensos, dalam pertemuan dengan KPK akan disampaikan seluruh data-data dan proses terkait pengadaan barang yang dilakukan Buat operasional Sekolah Rakyat, termasuk soal pengadaan sepatu bagi siswa Sekolah Rakyat yang sempat menjadi perbincangan di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
Mensos mengatakan pertemuan tersebut rencananya diadakan pada Kamis ini. Kendati demikian, KPK menyampaikan agenda itu kemungkinan Enggak digelar pada Kamis ini.
