Liputanindo.id – Empat Gajah jinak terlatih Punya Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Adalah Midok, Aziz, Arang dan Nonik, dipastikan berada dalam kondisi sehat berdasarkan hasil pemeriksaaan medis terbaru.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim dokter hewan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Berbarengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH-USK), sebagai bagian dari pemantauan rutin terhadap satwa yang dilibatkan dalam kegiatan lapangan.
Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan kesehatan yang dirilis BKSDA Aceh Berbarengan tim dokter hewan dari FKH-USK, keempat gajah sumatra tersebut dinyatakan dalam kondisi Konsisten. Laporan itu menjelaskan bahwa tanda-tanda vital mereka berada dalam batas normal, mulai dari nafsu makan, respons perilaku, hingga kondisi tubuh secara keseluruhan.
“Nafsu makan dan minum seluruh gajah terpantau normal dan Konsisten. Bukan ditemukan adanya satwa yang menunjukkan indikasi atau gejala penyakit infeksi,” demikian pernyataan tersebut, dikutip ERA, Kamis (11/12/2025).
Selain itu, asupan pakan, nutrisi, dan kebutuhan air disebut Maju dipantau oleh tim medis BKSDA Aceh, yang memastikan bahwa seluruh gajah tetap terjaga kesehatannya meski baru ditugaskan dalam kegiatan lapangan.
Tim medis menyebutkan, Pengkajian dilakukan secara menyeluruh, meliputi pengecekan nafsu makan, kondisi kulit, ekstremitas (kaki), serta respons perilaku. Seluruh data menunjukkan bahwa para gajah berada dalam keadaan Sehat, tanpa gejala penyakit maupun tanda stres. Kondisi ini dinilai Krusial, mengingat mereka baru aja menyelesaikan kegiatan evakuasi di daerah terdampak bencana.
Sejak hari Selasa (9/12/2025), empat gajah tersebut juga telah diistirahatkan sebagai bagian dari pemulihan. Mereka diberi ruang Kepada bersosialisasi, beristirahat, dan kembali ke rutinitas harian setelah menjalani tugas yang cukup berat. Keberadaan gajah-gajah ini sempat menjadi hiburan bagi masyarakat yang terdampak bencana, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan emosional.
Pihak BKSDA Aceh menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memberikan perhatian besar terhadap Kesejahteraan para gajah. Berbagai kritik dan saran dari publik diakui sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pengelolaan satwa, terutama Kepada memastikan kesejahteraan gajah.
Dalam pernyataannya, pihak BKSDA Aceh menegaskan bahwa pemantauan kesehatan akan Maju dilakukan secara berkala. Protokol keselamatan dan keamanan juga akan diperketat Kepada memastikan setiap aktivitas gajah tetap berada dalam batas Terjamin dan Bukan membahayakan satwa. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen mereka dalam menjaga konservasi gajah Sumatra.
Dengan hasil pemeriksaan medis yang positif, keempat gajah tersebut kini dipastikan berada dalam kondisi sangat Bagus. Pihak terkait berharap Info Bagus ini memberi ketenangan bagi masyarakat serta menjadi pengingat bahwa upaya konservasi hanya Pandai berhasil Apabila dilakukan Berbarengan-sama.
