Liputanindo.id – Ayahanda mendiang Lula Lahfah, Muhamad Feroz, menanggapi Info yang menyebut nama Reza Arap berada di Posisi kejadian (TKP) Begitu peristiwa meninggalnya putrinya. Ia menegaskan belum mendengar Info tersebut dan menyatakan Kagak Mempunyai update terbaru terkait kejadian itu.
“Belum Mengerti kalau itu. Saya nggak Mengerti. Betul, Saya nggak Mengerti,” ujar Muhamad Feroz, usai acara tahlilan hari ketiga di kawasan Buaran, Jakarta Timur, Senin (26/1/2026).
Terkait adanya dugaan saksi mata yang mendengar teriakan dari dalam apartemen, Feroz juga mengaku Kagak mengetahui secara Niscaya. Menurutnya, teriakan tersebut kemungkinan berasal dari asisten yang pertama kali menemukan kejadian.
“Nggak, beneran Saya nggak Mengerti. Mungkin itu yang teriak asisten yang bantu dia,” katanya.
Lebih lanjut, Feroz menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia ketahui, Begitu pintu apartemen dibuka hanya Terdapat pembantu dan pihak manajemen apartemen. Ia menyebut asisten putrinya juga berada di Posisi setelah mendengar teriakan tersebut.
“Sekadar pembantu sama manajemen apartemen aja yang buka pintu. Asistennya juga Terdapat pas dengar teriakan itu, jadi kaget Segala,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dirinya hanya mengetahui waktu penemuan korban terjadi Sekeliling sore hari. Tetapi, Feroz mengaku Kagak mengetahui secara rinci detail waktu kejadian tersebut.
“Jam 6 sore kalau nggak salah,” ucapnya.
Hingga kini, Feroz menyatakan belum mendapatkan perkembangan terbaru terkait kasus tersebut. Ia menegaskan informasi yang ia ketahui sejauh ini Tetap sebatas Info awal yang beredar.
“Belum Terdapat update terbaru, Sekadar yang pertama aja itu,” tutupnya.
Lebih lanjut, Feroz memilih Kepada menunggu hasil perkembangan penyelidikan yang menewaskan putri tercintanya, Lula Lahfah. Ia berharap proses penyelidikan dapat memberikan kejelasan yang Seksama dan menghentikan spekulasi yang selama ini berkembang di publik.
Diketahui Lula Lahfah meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026 di apartemennya di kawasan Dharmawangsa. Lula dinyatakan henti jantung dan nafas.
