SURABAYA – Instruktur Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, langsung menggelar Penilaian maraton pasca-kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC Samarinda dalam pekan ke-25 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (7/3/2026) Lewat. Konsentrasi utamanya adalah membedah mengapa instruksi taktis tim Instruktur seolah Tak berbekas di lapangan.
Penilaian ini menjadi sangat krusial mengingat Bajul Ijo akan menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 4 April mendatang.
Tavares mengungkapkan kekecewaannya terkait gol pertama Borneo FC yang lahir dari tembakan jarak jauh, sebuah skenario yang sejatinya sudah diantisipasi Leo Lelis dkk dalam latihan.
“Kami sudah mencoba menutup ruang di Sekeliling kotak penalti karena kami Mengerti Juan Vila Mempunyai tembakan yang kuat, Tetapi pada akhirnya situasi itu tetap terjadi di pertandingan,” ungkap Instruktur asal Portugal tersebut.
Kegagalan menutup ruang tembak ini menjadi ‘dosa’ pertama yang Tak boleh terulang Ketika menghadapi Persita yang juga dikenal Mempunyai gelandang-gelandang agresif. Selain masalah zonal marking, disiplin dalam menghindari pelanggaran di area sensitif menjadi catatan merah.
“Kami sudah berbicara dalam latihan tentang bagaimana menghindari pelanggaran di area berbahaya, tetapi situasi tersebut tetap terjadi,” tambah Tavares merujuk pada gol kedua Pesut Etam lewat free kick.
Dengan Waktu Senggang waktu menuju laga kontra Persita, Tavares Mempunyai waktu cukup panjang Demi membenahi detail kecil yang merusak strategi besarnya di Samarinda.
Pada laga pekan ke-26 di stadion berkapasitas 46 ribu penonton itu dipandang sebagai momentum penebusan. Tavares menegaskan bahwa analisis video akan menjadi ‘menu wajib’ sebagai persiapan sebelum menghadapi Pendekar Cisadane.
“Tim Instruktur akan menganalisis [hasil] pertandingan, mengadakan pertemuan dengan para pemain, dan menunjukkan apa yang sudah kami lakukan dengan Berkualitas serta apa yang harus diperbaiki,” tutupnya.
Kemenangan atas Persita menjadi harga Wafat bagi tim asal Kota Pahlawan itu Apabila Ingin mengembalikan kepercayaan diri dan memperbaiki posisi di klasemen. ***
