Gilang Dirga Wujudkan Mimpi Jadi Pengisi Bunyi Robot Lewat Pelangi di Mars

Liputanindo.id – Gilang Dirga menceritakan mengenai pengalaman perdananya terjun ke sebagai pengisi Bunyi melalui Sinema, Pelangi di Mars. Bagi Gilang, proyek ini menjadi pencapaian baru dalam perjalanan kariernya di dunia seni.

Voice actor di sini tuh menurut gue jadi salah satu milestone gue yang baru. Karena ini pertama kali gue lakukan dan gue nggak nyangka Rupanya Tak semudah yang gue bayangkan,” ujar Gilang Dirga Begitu di temui di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).

Kesulitan Istimewa yang dirasakan Gilang terletak pada tantangan memberi “nyawa” pada Kepribadian robot. Ia harus bekerja ekstra keras agar Kepribadian tersebut terdengar hidup dan terasa Konkret bagi penonton.

“Menghidupkan sebuah Kepribadian yang sudah Terdapat bentuknya, tapi memang dia bukan sosok Insan yang hidup. Nah, kita harus bikin itu hidup, itu jadi PR banget. Dan gue merasakan pengalaman berharga itu di Sinema ‘Pelangi di Mars’,” tuturnya.

Lebih lanjut, Gilang menjelaskan bahwa tantangan teknis dalam voice acting jauh berbeda dengan dunia MC yang Lumrah ia geluti. Ia harus Bisa menyelaraskan emosi dengan pace gambar yang sudah Terdapat, sebuah proses yang menurutnya membutuhkan konsentrasi tinggi.

“Ininya, apa namanya, kayak nyamain pace-nya. Kan gambarnya udah Terdapat. Nah kita tuh nyamain seberapa Segera kalimat ini harus dibacakan, emosinya kayak gimana. Jadi develop-nya tuh bener-bener kayak kita ngebayangin kita Terdapat di scene itu, kita bayangin jadi robot itu,” jelasnya.

Meski sempat merasa kesulitan, Gilang merasa terbantu dengan pola Percakapan yang dibuka oleh sang Pengarah adegan, Upie Guava. Baginya, keterbukaan dalam beradu ide menjadi kunci keberhasilan dalam membangun Kepribadian Petya yang ia perankan.

“Kebetulan Upi kan orang yang Lezat Buat diajak Percakapan. Jadi ketika gue ngasih ide apa, Terdapat yang diterima Terdapat yang enggak, dia kasih masukan. Wah Lezat banget, sehingga character development dari Kepribadian Petya ini sendiri Membikin gue merasa gue tuh Petya,” pungkasnya.

Sebagai sosok yang dikenal Suka melakukan impersonate, Gilang mengaku bidang ini memang menjadi salah satu Sasaran yang Ingin ia Letih. Ia merasa sangat antusias karena Bisa mengeksplorasi sisi lain dari dunia seni peran.

“Iya, jadi gue tuh memang pengen, karena gue pengen nyoba Sekalian ya di dunia seni. Nah ini salah satu yang belum pernah gue coba, dan setelah gue rasakan sih, wah, happy banget gue nyobainnya,” ungkapnya.

Pelangi di Mars akan tayang di bioskop Indonesia pada Lebaran 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *