Heboh Pasutri Merokok Bawa Bayi Sembari Naik Motor, Polisi: Korban Sudah Melapor

Liputanindo.id – Heboh Kekasih suami-istri (pasutri) berkendara sepeda motor Sembari merokok dan membawa bayi di Distrik Palmerah, Jakarta Barat. Insiden itu menyebabkan penganiayaan hingga dilaporkan ke polisi.

Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora mengatakan, korban dalam kasus ini sudah Membikin laporan pada 16 Januari 2026 malam, jauh sebelum video itu viral.

“Saya cek, korban sudah buat LP (laporan polisi) Lepas 16 Januari. Viralnya kemarin,” ujar Gomos, dikutip Antara, Selasa (27/1/2026).

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @Anggota.jakbar, pasutri itu terlibat keributan dengan sesama pemotor karena tak terima ditegur lantaran merokok.

Awalnya, perekam video (pemotor lain) menegur pemotor tersebut agar tak merokok di jalan karena mengganggu pengendara lainnya.

“Di motor enggak boleh ngerokok bro. Abunya kena orang,” ujar perekam Begitu menegur pasutri tersebut sebagaimana terlihat dalam video yang viral pada Senin (26/1).

Mendapat teguran itu, pasutri yang berkendara tanpa helm dengan sepeda motor bebek tanpa pelat nomor belakang itu tetap melaju Sembari merokok.

Akhirnya, di seberang Pasar Palmerah, perekam menyiramkan air ke rokok yang dinyalakan pelaku. Hal itu Membikin pelaku marah dan kemudian menghentikan kendaraannya.

Pelaku yang turun dari motor langsung memukul perekam sembari melontarkan makian. Ia pun mengaku berasal dari Distrik setempat hingga menjadikan bayi yang dibawanya sebagai Argumen.

“Gue bawa bayi. Gue anak sini, gue matiin lu,” ujar pelaku sembari memukul dan menendang perekam video.

Kemarahan pelaku berusaha diredam oleh sang istri yang turut menghakimi perekam karena menegur mereka. Keributan akhirnya dipisahkan oleh sejumlah Anggota Sekeliling.

Tetapi, antara pelaku dan perekam Lagi sama-sama berargumen. Pelaku menanyakan darimana perekam berasal sembari mempersoalkan mengapa menegurnya.

“Anak mana sih lu. Lu polisi? Gue tanya,” ujar pelaku.

Perekam tak menggubris ocehan pelaku dan tetap menjelaskan bahwa dilarang merokok Begitu berkendara. Ia pun mengancam akan melakukan visum atas apa yang dialaminya.

“Enggak boleh ngerokok di jalan, Terdapat aturannya. Gue visum ya,” kata perekam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *