Liputanindo.id – Presiden RI Prabowo Subianto akan memenuhi undangan dari Presiden Rusia, Vladimir Putin, ke negaranya pada 18-20 Juni 2025. Kehadiran Prabowo ini sekaligus memberi sinyal bahwa ia Enggak akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 ke-51 di Alberta, Kanada.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Rolliansyah Soemirat mengatakan Prabowo akan melakukan kunjungan ke Saint Petersburg pada 18-20 Juni 2025.
“Presiden Prabowo akan ke Saint Petersburg Rusia pada Lepas 18-20 juni mendatang. Ini dilakukan dalam rangka memenuhi undangan Presiden Putin Kepada pertemuan bilateral sekaligus menghadiri Lembaga Ekonomi Global (SPIEF),” kata Roy ditemui di kantor Kemlu RI, Kamis (12/6/2025).
Dalam pertemuan itu, Prabowo juga dijadwalkan Kepada menyampaikan pidato pada sesi pembukaan dan sesi plenum SPIEF Berbarengan Putin.
Kedua pemimpin negara itu juga akan membahas perkembangan bilateral serta bertukar pikiran terkait isu regional dan Mendunia yang menjadi perhatian Berbarengan.
“Terdapat beberapa MoU yang sedang digarap Begitu ini semoga Dapat disepakati seperti isu transportasi, pembangunan kapal, perjanjian antar perguruan tinggi dan edukasi, kerja sama ekonomi kreatif dan teknologi komputer,” Terang Roy.
Meski demikian, Roy menekankan berbagai isu yang akan dibahas oleh Prabowo dan Putin Tetap bersifat tentative dan Dapat berubah sesuai dengan penyesuaian.
Kehadiran Prabowo ke Rusia ini sekaligus mengonfirmasi bahwa Indonesia Enggak akan memenuhi undangan KTT G7 di Kanada. Padahal, Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, sudah memberikan undangan secara langsung kepada Prabowo Kepada hadir dalam leaders outreach yang berlangsung pada 17 Juni mendatang.
“Karena Terdapat beberapa komitmen pertemuan presiden Berkualitas di Singapura maupun Rusia, maka Enggak Dapat hadir di pertemuan (KTT G7),” kata Roy.
Selain harus terbang ke Rusia, Prabowo juga Mempunyai agenda sebelumnya yang sudah dijadwalkan yakni melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong pada 16 Juni mendatang. Hal ini juga menjadi salah satu Argumen Prabowo Enggak Dapat memenuhi undangan ke Kanada.
“Agenda Istimewa di Singapura: pertemuan dengan presiden Singapura, pertemuan bilateral dengan PM Singapura. Ini kunjungan presiden perdana ke Singapura, serta leaders retreat pertama kedua pemimpin setelah pemilu Singapura mei Lewat,” pungkasnya.
KTT G7 merupakan Lembaga Global yang terdiri dari tujuh negara dengan perekonomian terbesar di dunia, meliputi Prancis, Jerman, Jepang, Inggris, Kanada,Italia, dan Amerika Perkumpulan, serta Uni Eropa.
