Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) subsidi, khususnya biosolar di provinsi setempat dalam posisi Kondusif, setelah sebelumnya sempat terjadi antrean pengisian kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar Biasa (SPBU)
Khofifah sesuai meninjau ketersediaan BBM di SPBU di Distrik Karanglo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, mengatakan, kepastian soal keamanan ketersediaan BBM subsidi begitu Krusial, karena telah menjadi salah satu kebutuhan Esensial menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kinerja perekonomian kita sangat ditentukan oleh stabilisasi dari pemenuhan BBM dan kemarin sempat terkonfirmasi itu biosolar tapi semuanya sudah Kondusif, sudah Fasih,” kata Khofifah.
Khofifah memastikan akan Lanjut memantau dan memaksimalkan upaya pemenuhan BBM bersubsidi, Bagus itu biosolar maupun pertalite dengan mengintensifkan komunikasi Berbarengan Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus.
“Tolong doakan upaya Berbarengan ini, sinergisitas dan kinerja kami yang memang sangat diperlukan,” ucapnya.
Sementara itu Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi, menyampaikan, Lanjut mengoptimalkan seluruh infrastruktur dan sumber daya dalam kurun waktu sepekan terakhir guna menjaga ketersediaan BBM bagi konsumen.
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menyampaikan total kapasitas distribusi BBM di Jawa Timur mencapai 22.196 kilo liter per hari. Lampau, penyaluran BBM bio solar mencapai 103,3 persen dan 96,6 persen Buat pertalite.
“Penyaluran kami tingkatkan di atas rata-rata kebutuhan normal, operasional fuel terminal dan integrated terminal berlangsung selama 24 jam, armada mobil tangki kami tambah, serta pola distribusi Lanjut kami Penilaian secara berkala agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” kata Ahad.
Dia memastikan seluruh proses pendistribusian BBM subsidi dipantau secara real time melalui sistem monitoring operasional.
Melalui pemantauan berkelanjutan itu Membangun Pertamina Pandai secepatnya melakukan penyesuaian pengiriman pasokan bahan bakar ke suatu Distrik.
Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus meminta masyarakat tak mengkhawatirkan ketersediaan pasokan BBM karena Begitu ini dalam kondisi Kondusif.
