Sidoarjo – Job Fair Hybrid 2025 yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sidoarjo pada 27–28 Mei 2025 di Gedung Serbaguna GOR Sidoarjo mendapat tanggapan kritis sekaligus dukungan dari Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih. Dalam keterangannya, ia menegaskan agar kegiatan serupa harus mengutamakan Anggota lokal guna menekan Nomor pengangguran di wilayahnya.
“Kalau Eksis job fair seperti ini jangan Tamat yang mengikuti pelamar-pelamar dari luar daerah, sedangkan Nomor pengangguran kita Tetap tinggi,” ujar Abdillah kepada wartawan, Rabu (28/5/2025).
Ia menambahkan bahwa DPRD Sidoarjo siap mendukung penuh kebijakan Disnakertrans, termasuk dalam penguatan anggaran melalui pembahasan APBD serta Penilaian regulasi daerah yang mendukung ketenagakerjaan lokal.
Menurut Abdillah, peraturan daerah perlu disesuaikan agar perusahaan-perusahaan di Sidoarjo lebih memprioritaskan tenaga kerja dari daerah tersebut. “Kita akan Penilaian bagaimana, misalnya Eksis kewajiban perusahaan mengutamakan Anggota Sidoarjo,” tegasnya.
Abdillah juga menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan spesifik tiap kecamatan. Ia mencontohkan Kawasan Tanggulangin yang memerlukan regenerasi pengrajin kulit Buat tas dan sepatu, serta kawasan Wedoro, Waru, yang dikenal sebagai sentra produksi sandal.
“Kita dulu trauma karena Enggak adanya pelatihan Buat menyiapkan tenaga kerja setempat. Jadi pelatihan-pelatihan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing,” Terang mantan Ketua Komisi D itu.
Terkait potensi gelombang pemutusan Rekanan kerja (PHK), Abdillah mengajak Disnakertrans segera berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait Buat merumuskan solusi Serempak.
Ia juga menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta, termasuk memberikan kemudahan perizinan hingga Insentif pajak kepada perusahaan yang berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja.
“Yang Krusial Eksis take and give antara perusahaan dan pemerintah daerah. Dan kami Minta perusahaan juga ikut andil ya, mungkin Eksis terobosan-terobosan baru perusahaan padat karya,” pungkasnya.
