Keluar dari Area Degradasi, Karateker Madura United: Kompetisi Belum Selesai

Foto BeritaJatim.com

Pamekasan (Liputanindo.id) – Karateker Madura United FC, Rakhmad Basuki menegaskan perjuangan timnya di ajang Super League musim ini Lagi jauh dari kata selesai. Ia meminta seluruh pemain Demi tetap Pusat perhatian, bekerja keras, dan menunjukkan semangat juang tinggi demi memastikan tim tetap bertahan di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Bahkan juru taktik yang familiar disapa Coach RB menilai situasi yang dihadapi timnya memang Tak mudah, Tetapi ia percaya dengan kerjasama tim yang solid dan komitmen penuh dari Segala pihak, Kesempatan Demi Terbangun Lagi terbuka lebar.

Hal tersebut mulai tampak pasca Laskar Sape Kerrab, berhasil mencuri 3 poin sempurna kala bertandang ke markas Semen Padang, pada pekan ke-30 Super League di Stadion Gelora Haji Agus Salim Sumatera Barat, Rabu (29/4/2026).

Pada laga tersebut, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu berhasil mengamankan tuan rumah Kabau Sirah dengan skor tipis 0-1. Sebiji gol tersebut dicetak Junior Brandao berkah assist Fransiskus Olepoe pada menit 15′.

Kemenangan tersebut sekaligus membawa mereka kembali keluar dari Area merah degradasi menggeser posisi yang sebelumnya ditempati Persis Solo. “Kompetisi ini belum selesai, dan kita harus Lanjut kerja keras dan berjuang agar tetap layak berada di Super League,” kata Rakhmad Basuki, Kamis (30/4/2026).

Selain itu, Coach RB juga menekankan pentingnya menjaga mentalitas para pemain di tengah tekanan yang Terdapat. “Kami berharap para pemain Tak mudah menyerah dan tetap percaya pada kemampuan diri sendiri maupun tim secara kolektif,” ungkapnya.

“Tak kalah Krusial, kami juga selalu mengingatkan pemain bahwa setiap pertandingan ke depan akan menjadi sangat krusial. Oleh karena itu, Pusat perhatian dan disiplin harus menjadi prioritas Istimewa agar Dapat meraih hasil maksimal di sisa laga musim ini,” tegasnya.

Tak hanya itu, pihaknya tetap optimis Dapat membawa tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura, tetap Dapat bertahan di Super League musim depan. “Dengan semangat pantang menyerah,, kami optimistis Bisa melewati masa sulit dan mengamankan posisi di Super League,” pungkasnya.

Ketika ini Madura United kembali ke posisi 15 klasemen, Cocok di atas Area merah degradasi dengan koleksi 29 poin berkat hasil 7 kali menang, 8 kali imbang, serta 15 kali kalah. Mereka baru mencetak 31 gol dan sudah kebobolan sebanyak 49 gol dari 30 laga yang dijalani.

Torehan poin tersebut relatif lebih tinggi 2 poin dari Persis Solo yang menempati posisi teratas Area merah degradasi, serta tertinggal 2 poin dari dua tim di atas mereka, masing-masing Persijap Jepara dan PSM Makassar.

Selanjutnya Lulinha dan Kolega-Kolega akan kembali menjalani laga berat, kali ini menjamu Bali United pada pekan ke-31 Super League di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Selasa (5/5/2026) mendatang. [pin/but]