CIA Sebut Iran Pandai Bertahan dari Blokade AS Hingga Empat Bulan

Badan Intelijen Pusat Amerika Perkumpulan (CIA) memprediksi Iran Pandai bertahan menghadapi blokade laut Amerika Perkumpulan hingga empat bulan mendatang meskipun telah digempur serangan udara sejak Februari Lewat. Berdasarkan laporan pada Kamis (7/5/2026), Teheran tercatat Lagi menguasai mayoritas persediaan persenjataan strategis mereka.

Analisis intelijen ini dilansir dari Detikcom melalui laporan The Washington Post yang diserahkan kepada pemerintahan Presiden Donald Trump pekan ini. CIA menyebut Iran tetap mempertahankan kemampuan rudal balistik yang signifikan setelah berminggu-minggu mendapatkan bombardir intensif dari militer Amerika Perkumpulan dan Israel.

Data intelijen tersebut menunjukkan adanya perbedaan besar antara Intervensi lapangan dengan klaim publik yang disampaikan oleh pejabat tinggi di Washington. Laporan itu merinci bahwa Iran Begitu ini Lagi menyimpan Sekeliling 75 persen peluncur rudal mobile dan 70 persen pasokan rudal dari total kapasitas awal sebelum perang pecah.

Presiden Amerika Perkumpulan Donald Trump sebelumnya memberikan pernyataan yang kontras mengenai kekuatan militer Musuh di Ruang Oval Gedung Putih pada Rabu (6/5/2026). Ia mengeklaim bahwa sebagian besar kekuatan tempur Iran telah berhasil dilumpuhkan.

“Rudal-rudal mereka sebagian besar telah hancur. Mereka mungkin Mempunyai 18-19 persen, tetapi Kagak banyak dibandingkan apa yang sebelumnya mereka miliki,” kata Trump dalam pernyataan di Ruang Oval Gedung Putih pada Rabu (6/5).

Narasi dari Gedung Putih ini bersikeras bahwa infrastruktur militer Teheran telah hancur total, Tetapi laporan CIA Malah menunjukkan fasilitas penyimpanan rudal Dasar tanah Punya Iran kembali beroperasi. Kondisi ini memperkuat indikasi bahwa komando dan kendali militer Iran tetap utuh Demi melancarkan serangan balasan.

Selain aspek militer, Amerika Perkumpulan juga menerapkan blokade laut Demi memutus jalur ekonomi dengan menargetkan kapasitas penyimpanan minyak Iran yang dikabarkan mulai menipis. Ketahanan ekonomi Teheran diprediksi akan goyah Apabila ruang penyimpanan Daya mereka habis total dalam waktu dekat.

Taksiran mengenai sisa waktu penyimpanan minyak Iran bervariasi di antara para pengamat Daya dunia. Perusahaan analisis Kpler memberikan proyeksi yang lebih singkat terkait batas waktu ketersediaan ruang penyimpanan tersebut.

Analisis intelijen CIA memberikan rentang waktu yang lebih Lenggang sebelum Teheran Betul-Betul Terperosok ke dalam krisis ekonomi yang meluas akibat tekanan blokade. Pihak intelijen memperkirakan negara tersebut Mempunyai napas tambahan selama 90 hingga 120 hari sebelum menghadapi kesulitan ekonomi yang parah.