Kean, Lautaro, dan Oliisi… Akankah Penguasaan Bayern dan Inter di putaran final Piala Dunia berlanjut?

Goal.com

Korea Selatan dan Jepang 2002: Brasil 2-0 Jerman

Ronaldo, bintang Inter Milan, memastikan kemenangan di final dengan dua gol yang membawa Brasil meraih gelar kelima mereka, setelah ia menutup turnamen sebagai pencetak gol terbanyak dengan delapan gol dan dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.

Di sisi lain, trio Bayern Munich—Jens Jeremie, Oliver Kahn, dan Thomas Linke—merasa kecewa karena gagal meraih gelar Pemenang.

Jerman 2006 – Italia 6-4 Prancis (adu penalti)

Marco Materazzi menjadi pahlawan final dengan mencetak gol penyama kedudukan, kemudian memicu pengusiran Zinedine Zidane, sebelum mencetak salah satu tendangan penalti yang mengantarkan Italia meraih gelar keempatnya, mengalahkan Prancis yang diperkuat oleh pemain Bayern, Willy Sagnol.

Afrika Selatan 2010 – Spanyol 1-0 Belanda

Wesley Sneijder, bintang Inter dan pencetak treble bersejarah, mencapai final Berbarengan Belanda setelah mencetak lima gol, Tetapi ia kehilangan gelar tersebut akibat gol Andres Iniesta di babak perpanjangan waktu.

Dua pemain Belanda, Mark van Bommel dan Arjen Robben, yang Ketika itu bermain Buat Bayern, turut berpartisipasi dalam final ini.

Brasil 2014 – Jerman 1-0 Argentina

Inter mempertahankan rekor historisnya berkat penampilan Rodrigo Palacio sebagai pemain pengganti Berbarengan Argentina, sebelum Mario Götze memastikan gelar Pemenang bagi Jerman dengan gol pada menit ke-112.

Skuad Jerman dipenuhi bintang-bintang Bayern: Jérôme Boateng, Mario Götze, Toni Kroos, Philipp Lahm, Thomas Müller, Manuel Neuer, dan Bastian Schweinsteiger.

Rusia 2018 – Prancis 4-2 Kroasia

Ivan Perišić, bintang Inter, mencetak satu-satunya gol Kroasia di final tersebut, sementara Marcelo Brozović, bintang Nerazzurri, juga turut bermain, sebelum Prancis meraih gelar Pemenang keduanya. Corentin Tolisso adalah pemain Bayern yang tampil di final tersebut Berbarengan tim Prancis.