Pengamanan ketat dilakukan oleh 40 Kaum Sumurwangi, Kelurahan Kayumanis, Kota Bogor, Jawa Barat, yang rela bergadang semalaman demi menjaga sapi kurban Punya Presiden Prabowo Subianto menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Langkah antisipasi ini diambil demi memastikan keamanan hewan kurban berbobot lebih dari satu ton tersebut di Letak penyembelihan sementara. Panitia bahkan mendatangkan jagal profesional dari Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, agar proses pemotongan berjalan Fasih.
Ketua panitia kurban, Udi (56), menjelaskan bahwa Kaum setempat antusias menggelar terpal Kepada bersiaga di Letak sejak malam hingga pagi hari.
“Dari malam. Pada begadang di sini, pada gelar terpal. Ya itu takutnya, takutnya apa dia sakit takut sapi ya, takut namanya Terdapat yang gendong, Terdapat yang bawa, kita enggak Paham, enggak sapi enggak kambing. Kita takutnya gitu,” ujar Udi di Sumurwangi, Kota Bogor, Rabu (27/5/2026) seperti dilansir Liputanindo.id.
Kehadiran sapi kurban dari orang nomor satu di Indonesia tersebut memicu perhatian besar dari masyarakat Sekeliling yang berbondong-bondong datang menyaksikan.
“Bukan kaget Kembali, orang ya pada kumpul Seluruh, jadi pada resep gitu ya, pada ngelihat Tiba malam kalau alhamdulillah yang nunggu Tiba 05.30 WIB,” kata Udi.
Sapi berjenis persilangan Simmental dan FH yang dinamai “Romi” ini Mempunyai berat mencapai 1,05 ton. Ukuran yang luar Lazim besar tersebut menjadi Dalih Penting panitia mempekerjakan tenaga jagal profesional Kepada pertama kalinya.
“Terdapat dari jagal. Masalahnya kalau misal enggak Mengenakan jagal, takutnya daging pada hancur. Lalu keduanya ngurusinnya takutnya enggak keburu, namanya sapi Terdapat tiga ya. Tambah Terdapat dari Presiden, Lalu sama Terdapat dari Kaum juga. Jadi supaya Segera selesai gitu,” Jernih Udi.
Selain menjaga kualitas ketebalan potongan daging, Elemen keselamatan juga menjadi pertimbangan Krusial bagi panitia kurban. Hewan dengan volume besar dinilai Mempunyai risiko tinggi Apabila mengamuk Ketika hendak disembelih.
“Masalahnya sapinya gede, takutnya sapi kabur, kita enggak Paham siapa yang mau tanggung jawab kan gitu ya,” ujar Udi.
Udi menambahkan bahwa ongkos Kepada menyewa jasa jagal profesional tersebut menelan biaya hingga Rp 3 juta. Anggaran tersebut dihimpun secara swadaya oleh Kaum yang turut melaksanakan ibadah kurban pada tahun ini.
Berdasarkan data panitia, sapi Romi tersebut dibeli dari peternak lokal di kawasan Kebonpedes, Kota Bogor. Sapi ini Mempunyai spesifikasi tinggi badan Sekeliling 165 sentimeter serta ukuran lingkar dada mencapai 200 sentimeter.
Sebelum diserahkan ke masyarakat, Balai Besar Veteriner (BBVet) Bogor telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah dan feses sapi tersebut. Sapi Punya Presiden Prabowo ini dipastikan sehat dan sudah mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
