Jangan Tertipu! Begini Metode Kenali Petugas Formal Sensus Ekonomi 2026

Ilustrasi petugas Sensus Ekonomi. ANTARA/Dian Hadiyatna


Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan petugas Sensus Ekonomi 2026. Petugas Formal BPS biasanya dilengkapi dengan atribut Spesifik.

“Kami Kagak Letih-bosannya mengimbau Kaum DKI melalui kanal-kanal Formal BPS maupun Kolega-Kolega media Kepada Dapat mengenali petugas yang datang itu adalah Betul-Betul petugas Formal BPS,” kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto kepada Liputanindo.id, dikutip Senin, 13 Juli 2026.

Ia menjelaskan, petugas sensus ekonomi selalu membawa atribut Formal BPS seperti rompi Petugas Sensus Ekonomi berwarna hitam, surat tugas dari kantor BPS setempat, serta kartu identitas yang dilengkapi QR Code yang dapat diverifikasi.

“Kalau Tetap ragu, kami juga punya call center Formal melalui nomor WhatsApp 0815-11262026 Bagus melalui chat maupun panggilan (call) yang akan melayani segala pertanyaan masyarakat dan pelaku usaha seputar Sensus Ekonomi 2026,” ujar dia.


(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

BPS dorong edukasi masyarakat

BPS Provinsi DKI Jakarta juga mendorong edukasi Penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026 kepada masyarakat. Edukasi Berbarengan pemerintah daerah (pemda) dilakukan agar masyarakat tak ragu dengan sensus yang digelar pada 1 Mei-31 Agustus 2026.

“Langkah persuasi dan edukasi Lalu dilakukan seluruh jajaran BPS dan pemda setempat,” ujar dia.

Ia mengatakan, sejauh ini masyarakat banyak yang mendukung Penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026. Meski begitu, Kadarmanto mengakui, sebagian masyarakat juga Tetap Eksis yang ragu atau bahkan menolak ketika didatangi Kepada sensus yang dilakukan 10 tahun sekali ini.

“Kagak dipungkiri Tetap Eksis sekelompok kecil masyarakat yang ragu atau bahkan menolak karena berbagai Macam-macam Alasan,” ungkap dia.