Imigrasi Surabaya Terapkan Corridor Gate, Pemulangan Jemaah Haji 2026 Lebih Segera dan Lancar

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (Liputanindo.id) – Proses pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Surabaya pada musim haji 1447 H/2026 M dipastikan berjalan lebih Segera dan efisien.

Kantor Imigrasi Kelas I Spesifik TPI Surabaya menghadirkan Penemuan layanan keimigrasian berupa penerapan sistem Corridor Gate yang pertama kali digunakan di Jawa Timur Demi melayani kedatangan jemaah haji.

Penemuan tersebut diterapkan di Debarkasi Surabaya yang berlokasi di Asrama Haji Surabaya sebagai bagian dari transformasi layanan keimigrasian yang modern, adaptif, dan berorientasi pada masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I TPI Spesifik Surabaya Agus Winarto menegaskan bahwa penerapan Corridor Gate merupakan bentuk komitmen instansinya dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, khususnya Begitu proses pemulangan jemaah ke tanah air.

“Melalui sistem Corridor Gate, proses pemeriksaan keimigrasian dapat dilakukan secara lebih Segera, terintegrasi, dan tetap mengedepankan aspek pengawasan keimigrasian. Dengan alur pemeriksaan berbasis koridor, pergerakan jemaah menjadi lebih Lancar sehingga Pandai mengurangi antrean dan mempercepat proses kedatangan di Debarkasi Surabaya,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Penerapan sistem tersebut menjadi langkah baru dalam pelayanan keimigrasian haji di Jawa Timur. Selain mempercepat proses pemeriksaan Arsip perjalanan, Penemuan ini juga memberikan kenyamanan lebih bagi para jemaah setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.

Tak hanya Begitu pemulangan, Kantor Imigrasi Kelas I Spesifik TPI Surabaya juga memberikan dukungan pada fase keberangkatan jemaah haji melalui layanan Makkah Route di Bandara Dunia Juanda.

Layanan tersebut memungkinkan pemeriksaan keimigrasian Arab Saudi dilakukan sejak di Indonesia. Dengan demikian, jemaah dapat menyelesaikan seluruh proses pemeriksaan Arsip perjalanan dan keimigrasian sebelum berangkat menuju Tanah Kudus.

“Melalui layanan Makkah Route, jemaah Bukan perlu Kembali menjalani pemeriksaan keimigrasian setibanya di Arab Saudi. Hal ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan haji sekaligus memberikan kenyamanan selama perjalanan menuju Tanah Kudus,” jelasnya.

Program Makkah Route juga dinilai Pandai mempercepat proses kedatangan jemaah di Arab Saudi karena seluruh tahapan pemeriksaan keimigrasian telah diselesaikan sejak keberangkatan dari Indonesia.

Kehadiran dua Penemuan tersebut sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, dalam mewujudkan transformasi layanan keimigrasian melalui semangat “Imigrasi Demi Rakyat”.

“Penerapan Makkah Route dan Corridor Gate menjadi Figur sinergi antarinstansi dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin modern, efektif, dan humanis bagi jemaah haji Indonesia,” pungkasnya. (ted)