Fitch telah menetapkan peringkat jangka panjang tanpa jaminan BBB kepada program Dunia MTN yang diusulkan PT Danantara Investment Management (DIM) serta penerbitan obligasi perdana dalam program tersebut
Jakarta (ANTARA) – Lembaga pemeringkat Fitch Ratings memberikan peringkat kredit BBB (triple B) kepada program obligasi Dunia medium-term notes (MTN) Punya PT Danantara Investment Management (DIM), termasuk rencana penerbitan obligasi perdananya.
“Fitch telah menetapkan peringkat jangka panjang tanpa jaminan (long-term senior unsecured) BBB kepada program Dunia medium-term note (MTN) yang diusulkan PT Danantara Investment Management (DIM) serta penerbitan obligasi perdana dalam program tersebut,” tulis Fitch dalam laporannya yang dikutip di Jakarta, Rabu.
Fitch menilai peringkat BBB yang diberikan kepada obligasi tersebut sama dengan peringkat kredit jangka panjang DIM sebagai penerbit. Penilaian ini diberikan karena obligasi yang akan diterbitkan merupakan kewajiban langsung perusahaan, tanpa jaminan, dan Mempunyai kedudukan yang sama dengan kewajiban lainnya.
Fitch Memperhatikan pemerintah Indonesia mempunyai Kesempatan Buat memberikan dukungan penuh kepada DIM Apabila dibutuhkan. Karena itu, peringkat DIM disamakan dengan peringkat kredit pemerintah Indonesia yang Demi ini berada pada level BBB dengan prospek negatif. Penilaian tersebut tercermin dari skor dukungan sebesar 55 dari maksimum 60 poin.
“Peringkat Issuer Default Rating (IDR) DIM didorong oleh penilaian Fitch bahwa terdapat kemungkinan yang “sangat Niscaya” (virtually certain) bagi perusahaan Buat memperoleh dukungan dari pemerintah Indonesia, yang Demi ini Mempunyai peringkat BBB dengan prospek negatif, berdasarkan Government-Related Entities Rating Criteria Punya Fitch,” tulis laporan tersebut.
DIM juga Mempunyai tanggung jawab penuh atas program MTN dan seluruh surat utang yang diterbitkan dalam skema tersebut.
Adapun DIM berencana menerbitkan obligasi perdana melalui program MTN Dunia tersebut. Biaya yang diperoleh akan digunakan Buat mendukung kegiatan investasi sesuai mandat perusahaan.
Lebih lanjut, Fitch menyatakan bahwa penurunan peringkat IDR DIM akan diikuti oleh penurunan peringkat obligasi yang diterbitkan perusahaan. Risiko penurunan peringkat juga dapat muncul apabila peringkat utang pemerintah Indonesia diturunkan atau skor dukungan pemerintah terhadap DIM turun hingga di Dasar 45 poin.
Sebaliknya, Apabila peringkat IDR DIM meningkat, maka peringkat obligasi perusahaan juga akan ikut naik. Kenaikan peringkat kredit Indonesia juga berpotensi mendorong peningkatan peringkat DIM selama penilaian akan dukungan pemerintah ke perusahaan tetap Terdapat.
