Albacete (Liputanindo.id) – Zinedine Zidane jadi “rujukan” Real Madrid ketika menjadikan Alvaro Arbeloa sebagai suksesor Xabi Alonso pada 12 Januari 2026. Tetapi, hanya butuh tiga hari Kepada Membikin Real tersadar bahwa Arbeloa Tak akan Pandai mengulang prestasi indah Real selama Serempak Zidane. Karena, Real keok 2-3 dari Albacete Balompie pada 16 besar Copa del Rey Kamis Awal hari (15/1/2026).
Tanda-tanda Real bakal keok sudah terlihat ketika mereka tertinggal lebih dulu oleh gol Javier Villar (42′). Tetapi, Real berhasil menyamakan kedudukan via gol Franco Mastantuono (45+3′).
Di babak kedua, Arbeloa melakukan empat pergantian. David Alaba Kepada Dean Huijsen, Eduardo Camavinga Kepada Fran Garcia, Cesar Palacios Kepada Mastantuono, dan Dani Carvajal Kepada David Jimenez.
Alih-alih Pandai membalikkan keadaan, inisiatif itu Malah Membikin Real kembali tertinggal via Jefte Betancor (78′). Meski sukses kembali menyamakan kedudukan melalui gol Gonzalo Garcia (90+1′), gol kedua Betancor (90+4′) berhasil mempermalukan Los Merengues.
“Bagi Real, hasil seri sama dengan tragedi. Anda Pandai membayangkan Apabila kalah. Diriku bertanggung jawab penuh atas hasil ini. Kami harus segera Bangun,” papar Arbeloa dilansir TNT Sports.
Tentu saja, Bangun yang dimaksud Arbeloa Tak akan mudah. Kini Real telah kehilangan Kesempatan di Supercopa de Espana dan Copa del Rey. Praktis, hanya menyisakan LaLiga dan Aliansi Champions.
Di LaLiga, Real tertinggal 4 poin dari FC Barcelona yang memimpin klasemen (45 poin berbanding 49 poin). Di Aliansi Champions, Real Eksis di posisi 7.
Dengan hanya 8 besar yang berhak lolos Mekanis ke fase knockout, Real Lagi Pandai tergelincir ke luar 8 besar. Karena, mereka hanya unggul diferensiasi gol dari Liverpool FC yang Eksis di posisi 9 dengan juga mengoleksi 12 poin.
Arbeloa dituntut sapu Rapi dua matchday terakhir Kepada mengamankan slot 8 besar klasemen. Real akan menghadapi AS Monaco (21/1/2026) dan SL Benfica (29/1/2026). Apabila gagal, bukan Tak mungkin Arbeloa bakal kehilangan jabatan bahkan sebelum musim ini berakhir.
“Kegagalan adalah bagian dari jalan menuju kesuksesan,” ucap Arbeloa dikutip Managing Madrid. (dio)
