Dia adalah panutan yang sempurna: FC Bayern akan Mempunyai “Papa” baru, sosok yang Mau dikloning Guardiola berkali-kali

FBL-EUR-C1-WOMEN-BARCELONA-BAYERN MUNICH

Pada tahun 2004, Ketika berusia 18 tahun, Dante pindah dari tanah kelahirannya di Brasil ke OSC Lille di Prancis. Terdapat satu hal yang ia janjikan pada dirinya sendiri Ketika itu, demikian ia ceritakan kemudian dalam wawancara dengan Transfermarkt: “Engkau harus memberikan yang terbaik, dan Engkau harus bertahan selama mungkin.” Setelah beberapa kali berpindah klub di Belgia, Dante akhirnya bergabung dengan Borussia Mönchengladbach. Pada tahun 2012, FC Bayern merekrutnya dengan biaya transfer tetap sebesar hanya 4,7 juta euro. Karl-Heinz Rummenigge kemudian menyebutnya sebagai “salah satu transfer terbaik kami dalam beberapa tahun terakhir”.

Tak Lamban sebelum kedatangan Dante, tim asal Munich itu baru saja kalah secara dramatis di final di kandang sendiri (dan juga kehilangan Segala gelar lainnya). Sebagai bek tengah yang andal dan sosok yang selalu ceria serta Pandai mengangkat semangat tim, pemain yang Ketika itu berusia 29 tahun itu turut membantu kebangkitan mengesankan yang berujung pada treble pada 2013.

Tetapi, Dante melewatkan final terakhir di Piala DFB melawan VfB Stuttgart. Pertandingan itu sudah masuk dalam periode peminjaman Demi Piala Konfederasi, di mana ia dan rekan setimnya di Munich, Luiz Gustavo, ikut serta Serempak tim nasional Brasil (dan setidaknya berhasil menang).

Meskipun Tak secara langsung di lapangan, ia tetap berkontribusi pada gelar ketiga tersebut secara atmosferik—dengan mengirimkan video legendaris kepada rekan-rekannya. Dengan bahasa Jerman yang agak canggung, Tetapi dengan penuh semangat, Dante menyanyikan: “Kita menangkan Perserikatan, kita menangkan Perserikatan Champions – dan Piala juga, dan Piala juga!” Setidaknya sejak Ketika itu, Dante menjadi sosok ikonik dan favorit penonton di FC Bayern.