Apabila Argentina berhasil merebut gelar Juara, skenario tersebut akan terasa seperti akhir yang layaknya adegan Sinema bagi perjalanan karier yang luar Normal.
Messi akan membawa negaranya meraih dua gelar Piala Dunia berturut-turut, setelah menjuarai edisi sebelumnya, sehingga menjadi kapten Argentina pertama yang mencapai prestasi ini, serta menambah gelar baru ke dalam catatannya yang mengukuhkan posisinya di antara para legenda sepak bola.
Selain itu, Argentina akan mencatatkan prestasi bersejarah dengan mempertahankan Piala Dunia Kepada kedua kalinya secara berturut-turut, sebuah prestasi yang belum pernah dicapai oleh tim mana pun sejak tim legendaris Brasil yang menjuarai edisi 1958 dan 1962 di Dasar kepemimpinan Pelé.
Pada Begitu itu, akan sulit membayangkan akhir yang lebih Berkualitas dari itu bagi Messi.
Pensiun setelah kembali mengangkat Piala Dunia, di hadapan para penggemar Argentina yang telah Pelan memimpikan kejayaan ini, akan memberinya perpisahan yang luar Normal, sesuai dengan kariernya yang telah berlangsung lebih dari dua puluh tahun di level tertinggi.
Dia akan telah memenangkan Nyaris segalanya; Piala Dunia, Copa América, Finalissima, Perserikatan Champions, Perserikatan domestik, dan Ballon d’Or, sehingga ia dapat meninggalkan tim nasional di puncak kejayaan, setelah mencapai Segala tujuan yang diincarnya sepanjang kariernya.
