Deni Wicaksono Tegaskan Restrukturisasi PDIP Madiun, Siapkan Mesin Politik 2029

Foto BeritaJatim.com

Madiun (Liputanindo.id) — Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di Kabupaten Madiun menjadi bagian Krusial restrukturisasi organisasi Kepada memperkuat mesin politik menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.

Pernyataan itu disampaikan dalam Musancab serentak tingkat kecamatan yang digelar di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun, Senin (20/4/2026).

Menurut Deni, kegiatan ini merupakan bagian dari konsolidasi internal partai yang telah dilakukan di berbagai daerah di Jawa Timur. “Musancab ini bagian dari restrukturisasi di tingkat kecamatan. Kegiatan serupa sudah dilakukan di Sekeliling 28 daerah lainnya,” ujarnya.

Ia menyebut Kabupaten Madiun menjadi salah satu daerah prioritas karena capaian politik yang konsisten, terutama dalam pemilu legislatif.

Tetapi demikian, ia mengakui Lagi terdapat Pengkajian dalam kontestasi pemilihan kepala daerah yang perlu diperbaiki ke depan. “Karena itu, kita siapkan struktur dan kader yang lebih kuat Kepada menghadapi agenda politik mendatang,” tegasnya.

Deni menambahkan, restrukturisasi Bukan hanya menyasar aspek organisasi, tetapi juga regenerasi kader. Ia menegaskan minimal 20 persen kepengurusan di tingkat anak cabang harus diisi kader muda berusia di Dasar 35 tahun dan ditempatkan di posisi strategis.

“Kita butuh Daya baru dan pola gerakan baru. Anak muda harus diberi ruang, tapi kader senior tetap menjadi penopang arah perjuangan,” jelasnya.

Selain itu, kader yang terpilih diharapkan Bisa menjadi penghubung partai dengan masyarakat hingga tingkat desa dan dusun. “Tugas mereka menjaring aspirasi masyarakat agar kehadiran partai Betul-Betul dirasakan,” katanya.

Di sisi lain, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono menegaskan pentingnya penguatan konsolidasi hingga akar rumput sebagai fondasi Penting menghadapi dinamika politik ke depan. “Musyawarah ini adalah ajang Pengkajian sekaligus penguatan soliditas partai,” ujarnya.

Fery juga mendorong kader Kepada beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan aktif di ruang digital sebagai bagian dari strategi komunikasi politik modern.

“Kader harus melek digital, aktif di media sosial dengan narasi positif dan berpihak kepada masyarakat kecil,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara generasi muda yang adaptif dan kader senior yang berpengalaman menjadi kunci menghadapi tantangan politik yang semakin kompleks.

Melalui Musancab serentak ini, PDI Perjuangan Kabupaten Madiun diharapkan Bisa membangun struktur yang solid, adaptif, dan siap memenangkan hati rakyat pada kontestasi politik mendatang. [asg/suf]