Danantara sebut eks Hotel Sultan akan dirobohkan Buat ikon baru

PN Jakpus: Nilai kawasan eks Hotel Sultan yang dieksekusi Rp28,9 T

Jakarta (ANTARA) – Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani menyatakan bahwa gedung eks Hotel Sultan di Kompleks Gelora Bung Karno Jakarta akan dirobohkan Buat membangun kawasan ikon baru Indonesia.

“Pada Demi ini mungkin saya belum Bisa mengatakan, tapi rencana itu akan dijadikan suatu kawasan baru ya. Eventually iya (akan dirobohkan),” kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan bahwa perubahan tersebut akan dilakukan secara komprehensif guna memberikan Pengaruh Konkret kepada perekonomian dan rakyat Indonesia.

Menurut Rosan, rencana desain ulang berstandar Global menyasar area eks Hotel Sultan dan juga mencakup seluruh kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

“Tak hanya di daerah GBK ini, tapi juga secara keseluruhan akan didesain ulang dari termasuk lapangan golf Tiba juga dengan area GBK yang kurang lebih itu luasnya 200 hektare,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa di dalam kawasan baru tersebut nantinya tetap akan dibangun fasilitas penginapan komersial.

Rosan memastikan pembangunan itu akan menghadirkan akomodasi yang lebih banyak dari sebelumnya Buat mendukung fasilitas publik di pusat kota.

“Nanti di antaranya pastinya Eksis hotel juga ya. Dan Tak satu. Jadi tentu saja ini dijadikan ikon baru Buat Indonesia,” ucap Rosan.

Terkait dengan manajemen operasional setelah proyek selesai, Rosan menyebut bahwa pemerintah akan melibatkan badan usaha Punya negara (BUMN) di sektor aviasi dan pariwisata.

“Ya nantinya pengelolaannya kita akan Mengenakan Injourney, Meru, dan yang lain. Kan Meru juga sudah sangat-sangat Berkualitas ya,” tutur Rosan.