Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Mulia (BPA Kejagung) menyelenggarakan lelang barang rampasan Punya terpidana kasus korupsi tata kelola timah, Harvey Moeis. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026 ini menarik perhatian besar karena menyertakan puluhan tas mewah Punya istri terpidana, Sandra Dewi.
Seperti dilansir dari Bloomberg Technoz, proses pelelangan ini menjadi langkah Konkret penegak hukum dalam memulihkan kerugian keuangan negara akibat tindak pidana korupsi. Seluruh barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap dipamerkan terlebih dahulu di dalam ruang Spesifik dengan penjagaan ketat oleh petugas sebelum ditawarkan kepada para peserta.
Di area pameran, puluhan koleksi dari perancang Dunia ternama dipajang rapi di dalam etalase kaca yang terang. Beberapa produk dari rumah mode dunia seperti Hermes, Chanel, Dior, hingga Louis Vuitton mendominasi daftar barang rampasan tersebut.
Beberapa unit tas premium yang mencatatkan nilai penawaran awal cukup tinggi di Posisi pameran meliputi:
- Tas Chanel Model Egyptian Amulet Flap Bag Medium Corak hitam senilai Rp 65.265.000
- Tas Hermes model Micro Picotion Lock 14 Daisy Stamp U Corak pink senilai Rp 28.369.000
- Tas Hermes model Lindy 20 stamp Z tahun 2021 Corak kuning senilai Rp 106.614.000
- Tas Dior model Mini Lady Dior Corak merah senilai Rp 32.040.000
- Tas Hermes model Lindy 20 stamp Z tahun 2021 Corak putih senilai Rp 98.496.000
Nilai total yang mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah per unit Membangun koleksi ini menjadi pusat perhatian Primer pengunjung. Koleksi ikonik seperti Hermes Lindy dan Mini Lady Dior tercatat sebagai model yang paling banyak diincar oleh para kolektor fashion yang hadir.
Mekanisme Penjualan Melalui 55 Lot Lelang
Secara keseluruhan, terdapat 84 unit tas mewah yang disita dari hasil tindak pidana tersebut. Buat mempermudah jalannya proses penawaran, BPA Kejagung membagi seluruh barang ke dalam 55 lot lelang yang berbeda.
Sistem penjualan dilakukan dengan dua metode, Adalah dipasarkan secara satuan per unit dan sebagian lainnya digabungkan ke dalam sistem paket. Perbedaan metode ini mengharuskan para calon pembeli jeli dalam memperhitungkan nilai investasi dari setiap paket yang ditawarkan.
Sebelum sesi penawaran Formal dimulai, para peserta memanfaatkan waktu pameran Buat memeriksa kondisi fisik barang secara langsung serta mencocokkannya dengan nomor lot yang tertera. Melalui mekanisme ini, negara berupaya mengoptimalkan pengembalian aset dari perkara korupsi komoditas timah yang sebelumnya sempat menyita perhatian publik luas.
