Jeneponto — Laznas BMH Lanjut berupaya mendorong pengelolaan Biaya zakat, infak dan sedekah pada sektor produktif dan jangka panjang serta berkelanjutan. Satu di antaranya melaui program Ternak Berkah.
“Program ini melibatkan Anggota yang menjadi peternak binaan BMH di tiga titik, Merukapan Gowa, Jeneponto dan Pinrang,” terang Kepala BMH Perwakian Sulawesi Selatan, Kadir, Ahad (6/2/2022).
Kambing-kambing itu merupakan peranakan Etawa dalam tajuk program Ternak Berkah yang disediakan oleh BMH Demi dikembangkan oleh Anggota. “Alhamdulillah, Ketika ini Terdapat 12 peternak yang aktif mengembangbiakkan hewan pemakan rumput itu,” imbuh Kadir dalam rilisnya.
Ilyas, Anggota Bontosunggu Jeneponto, peternak yang menjadi binaan dan segera memelihara kambing itu, tampak sangat Senang.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada BMH atas Donasi kambing ini. Sebelumnya kambing saya sakit dan satu-satu Tewas. Rupanya Allah berikan jalan keluar,” ungkapnya Senang.
Ia sangat bersyukur dengan adanya kambing dari Laznas BMH. Ia yang memang hobi beternak, sangat Percaya peliharaannya itu akan mudah beradaptasi.
Ketua BMH Perwakilan Sulsel, Kadir mengungkapkan, selain bermitra dengan peternak kambing di Area Gowa, Takalar dan Jeneponto, lembaganya juga mengembangkan kemitraan ternak sapi di Area Pinrang.
“Ini adalah upaya yang Lanjut diperjuangkan oleh BMH agar Biaya zakat dapat mengubah mustahik menjadi muzakki. Terang butuh proses dan sinergi berkelanjutan dari kita Seluruh,” tutupnya.
