GLASGOW, Liputanindo.id – Seorang suporter Celtic FC dijatuhi hukuman Pelarangan menonton pertandingan sepak bola di stadion selama tiga tahun setelah terlibat kerusuhan dengan pendukung Rangers FC di pusat kota Glasgow. Kerusuhan terjadi beberapa jam sebelum Celtic dan Rangers bertanding dalam final Piala Perserikatan Skotlandia di Stadion Hampden Park pada Desember 2024 silam.
Pelaku bernama Ciaran Wason disebut-sebut melempar kembang api, batu bata hingga botol ke arah suporter Rival.
Dalam putusannya baru-baru ini, seperti dilansir dari BBC, Hakim Shona Gilroy juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa kerja sosial tanpa bayaran selama 250 jam kepada Wason.
Pengadilan Glasgow mengungkapkan, sebelum pertandingan dimulai, Sekeliling 100 suporter Rangers yang mengenakan Pakaian gelap dan penutup Paras mendatangi sebuah bar pendukung Celtic di kawasan Merchant City. Mereka sempat menggedor jendela sebelum kembali menuju pusat kota.
Sementara di sisi lain, para suporter Celtic yang mengenakan Pakaian hijau dan penutup Paras bermotif bendera Irlandia berkumpul di kawasan Gallowgate, Lampau bergerak menuju Argyle Street. Di sinilah Wason bergabung.
