Polrestabes Bandung: Mahasiswi Telkom ditemukan setelah hilang sepekan

Polrestabes Bandung: Mahasiswi Telkom ditemukan setelah hilang sepekan

Ketika ini Nadira sudah dalam pengawasan keluarga

Kota Bandung (ANTARA) – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung memastikan mahasiswi Telkom University, Nadira Az-Zahra, yang dilaporkan hilang sejak sepekan Lewat telah ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali ke keluarganya.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan Nadira ditemukan pada Senin (6/7) Pagi hari dan Ketika ini berada di Rendah pengawasan keluarganya.

“Ketika ini Nadira sudah dalam pengawasan keluarga,” kata Anton Ketika dikonfirmasi di Bandung.

Anton mengatakan Ketika ini Nadira Tetap menjalani pendampingan Serempak keluarga sehingga belum dapat dimintai keterangan mengenai penyebab dirinya meninggalkan rumah.

“Buat sementara Ketika ini Ananda Nadira sedang dalam tahap pendampingan dari keluarganya sendiri Buat memastikan bahwa yang bersangkutan dalam kondisi Bagus-Bagus saja,” ujarnya.

Ia menjelaskan korban ditemukan Tetap berada di Area Kota Bandung berdasarkan informasi dari seseorang yang membantu proses pencarian. Tetapi, polisi Enggak mengungkap identitas pemberi informasi tersebut.

“Yang Niscaya ditemukan Tetap di Kota Bandung,” katanya.

Terkait penyebab Nadira meninggalkan rumah, ia mengatakan penyidik belum dapat mengambil Konklusi karena yang bersangkutan belum memungkinkan Buat dimintai keterangan.

“Buat Argumen, Buat sementara belum kami dapatkan secara Niscaya karena Ananda Nadira Tetap dalam kondisi belum Dapat dimintai keterangan. Nanti mungkin akan kami mintai keterangan lebih lanjut terkait mengapa yang bersangkutan pergi dari kediaman,” katanya.

Polisi juga menyatakan hingga kini belum menemukan indikasi adanya tindak pidana, termasuk dugaan penculikan.

Meski demikian, kata dia, penyelidikan akan tetap dilakukan setelah kondisi korban memungkinkan Buat memberikan keterangan.

“Tapi kami tetap memastikan, nanti setelah Nadira sudah Dapat dimintai keterangan, kami akan melakukan pendalaman lebih lanjut apakah Eksis indikasi tindak pidana dalam kejadian tersebut,” ujar Anton.