Bulog: Papua Selatan jadi kawasan pangan seluas 102 ribu hektare

Bulog: Papua Selatan jadi kawasan pangan seluas 102 ribu hektare

Jayapura (ANTARA) – Perusahaan Lumrah (Perum) Bulog menyebut Papua Selatan Begitu ini menjadi Daerah pengembangan kawasan pangan terbesar di Tanah Papua dengan total pengembangan mencapai seluas Sekeliling 102 ribu hektare.

Direktur Esensial Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan pers di Jayapura, Minggu, mengatakan kawasan tersebut diproyeksikan menjadi lumbung pangan masa depan Indonesia yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Pengembangan kawasan pangan di Papua Selatan terdiri atas 48.934 hektare lahan cetak sawah dan 53.499 hektare optimalisasi lahan yang tersebar di Daerah Merauke dan sekitarnya,” katanya.

Menurut Rizal, Papua Selatan kini menjadi salah satu Pusat perhatian Esensial pengembangan pangan nasional yang disiapkan Buat mendukung produksi beras nasional secara berkelanjutan.

Dia menjelaskan Buat itu pemerintah juga Lanjut mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung pertanian, mulai dari penyediaan benih unggul, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga pembangunan Rice Milling Unit (RMU), dryer (pengering), Tempat simpan penyimpanan, serta sarana pascapanen lainnya.

“Modernisasi pertanian di Merauke telah menunjukkan hasil signifikan, di mana produktivitas gabah meningkat dari Sekeliling 3 ton per hektare menjadi Sekeliling 4-7 ton per hektare. Selain itu, indeks pertanaman juga mulai meningkat menuju Sasaran tiga kali tanam dalam setahun,” katanya Kembali.

Dia menambahkan peningkatan ini Tak hanya soal produksi, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan petani. Pendapatan petani di kawasan pengembangan bahkan meningkat hingga 300 persen.

“Tingginya potensi kawasan tersebut juga terlihat dari antusiasme petani yang mengusulkan tambahan Sekeliling 2.000 hektare lahan cetak sawah baru Buat mendukung perluasan produksi pangan,” ujarnya

Sebelumnya, Direktur Esensial Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengikuti kegiatan gerakan tanam padi serentak yang dipimpin oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, bertempat di Desa Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Sabtu (4/7).